Ditanya kesiapan Pilgub DKI, Risma bilang 'Uwis to rek rek'
Kesekian kalinya, Risma mengaku tidak rela harus meninggalkan Surabaya.
Nama Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, masih sering dikaitkan dengan Pilgub DKI pada 2017 mendatang. Meskipun dia sudah berulang kali menyatakan tak akan meninggalkan Kota Pahlawan.
Dalam beberapa survei, elektabilitas Risma disebut-sebut hampir mendekati calon incumbent, Basuki Tjahaja Purnama. Namun dia tak mau menanggapi survei tersebut sebagai peluang maju pilgub.
"Peluang apa loh? Peluang itu endak (tidak) tahu," kata Risma usai hadiri persidangan di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (7/6).
Risma membantah telah menolak Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri maju di Pilgub DKI. Sejauh ini, kata dia, Mega hanya berpesan untuk maju sebagai gubernur DKI harus memiliki 3 hal.
"Bukan pinangan. Ibu itu ngomongnya, Mba Risma kalau maju harus pakai ini (menunjuk kepala), pakai ini (menunjuk hati), pakai ini. Gitu lho," ujar Risma kepada wartawan.
"Maksudnya aku harus rela (untuk maju di Pilgub). Enggak bisa aku ohh dipaksa gini, itu enggak bisa," tambahnya.
Risma mengaku tidak rela harus meninggalkan Surabaya yang tengah dipimpinnya.
"Enggak rela. Uwis to reek..reek. Aku sudah matur (bilang) sama ibu," kata Risma sambil tertawa.
Baca juga:
Ruhut minta Ahok tetap maju Pilgub DKI lewat jalur independen
Ahok soal verifikasi faktual: KPU DKI sanggup enggak?
Ahok minta KPU judicial review UU Pilkada soal verifikasi faktual
Di balik makan malam antara Mega, Ahok dan Djarot
Wacana duet Ahok-Djarot, NasDem bilang 'kami happy mendukung'
Sinyal Djarot berharap duet dengan Ahok
Wacana duet dengan Ahok, Djarot pilih tunggu keputusan Megawati