Desmond: SBY biang kerok ketatanegaraan Indonesia
Menurutnya, dalam persoalan pengesahan RUU Pilkada lalu SBY telah membuat gaduh.
Politikus Partai Gerindra, Desmond J Mahesa menilai Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai biang kekacauan perpolitikan Indonesia. Menurutnya, dalam persoalan pengesahan RUU Pilkada lalu SBY telah membuat gaduh.
"SBY itu biang kerok ketatanegaraan Indonesia. Dia bikin gaduh, telah main mata dengan alat kelengkapan dewan," kata Desmond di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/12).
Menurutnya, Perppu Pilkada hanya berisi 10 pemikiran pribadi SBY. Alasan mengeluarkan Perppu Pilkada pun tak masuk kategori darurat.
"Dia (SBY) memaksa kita untuk menyepakati Perppu Pilkada yang isinya keinginan dia. Dasarnya dipaksakan secara politik, dalam sepuluh tahun pemerintahan mengeluarkan Perppu yang bayak, sejumlah 40 lebih," terang dia.
Lanjut dia, seluruh fraksi partai politik di DPR pun belum sepakat atas alasan pengeluaran Perppu Pilkada oleh SBY. Maka dari itu dirinya mengajak kembali untuk mengkajinya.
"Tolong dilihat pandangan 10 fraksi parpol di DPR, apakah keadaan darurat pengeluaran Perppu itu layak. Dalam Perppu SBY, apakah memenuhi itu (darurat)," pungkas dia.
Baca juga:
Desmond anggap politik ala SBY mencla-mencle dan loncat-loncat
Desmond: Coba cek di Fraksi PDIP ada foto Jokowi-JK enggak?
Sama dengan Ical, Gerindra bakal dukung Perppu Pilkada
Gerindra tetap tidak akui Ahok sebagai gubernur DKI
Fuad Amin ditangkap KPK, Fadli Zon bilang harus siap dipecat
Harga minyak anjlok, Gerindra desak Jokowi kaji ulang harga BBM