LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Demokrat setuju pelaku kejahatan seksual anak maksimal dihukum mati

Demokrat belum menentukan sikap soal Perppu Perlindungan Anak ini.

2016-05-26 13:18:22
Perppu Perlindungan Anak
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Perppu No. 1/2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Dalam Perppu ini, hukuman pelaku kejahatan seksual pada anak akan diperberat.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, di dalam Perppu tersebut memang harus memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan seksual. Dia menilai, hukuman bagi para pelaku kekerasan seksual tersebut memang harus diperberat, bahkan sampai tahap hukuman mati.

"Yang jelas kita harus memberikan efek jera, intinya seperti itu. Lebih bagus kalau hukumannya yang diperberat, bahkan termasuk sampai hukuman mati," ujar Syarief di DPR RI Senayan, Kamis (26/5).

Syarief mengatakan, Partai Demokrat belum melakukan pembahasan atas perppu tersebut. Menurut dia, Demokrat juga belum menentukan sikap untuk mendukung atau tidak perppu tersebut.

"Fraksi Demokrat belum bahas. Ini Perppu kan domainnya presiden. Jika Perppu ini (ingin jadi UU), silakan aja. Ya kan nanti baru dibawa masuk partai, dan kita bahas. Sikapnya belum ada dari Fraksi Demokrat karena kita kan belum muncul," pungkasnya.

Baca juga:
Perppu Perlindungan Anak lengkapi RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
Fahri Hamzah sebut masalah kekerasan seksual ada di otak pelaku
Fahri Hamzah sebut kejahatan seksual anak bersumber dari video porno
Baleg DPR khawatir Perppu Perlindungan Anak dibuat karena emosional
PPP dukung Perppu Perlindungan Anak, tapi dengan catatan
Ampuhkah hukuman kebiri hentikan kekerasan seksual anak?
Seskab: Tak ada Perppu kebiri, tapi penanganan kekerasan pada anak

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.