LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Demokrat Sebut AHY dan Anies Baswedan Punya Chemistry

Selain dorongan kuat dari internal, Kamhar menilai, pasangan ini juga didukung masyarakat secara umum. Simulasi survei memperlihatkan pasangan ini menempati posisi teratas.

2022-03-16 14:33:17
Partai Demokrat
Advertisement

Partai Demokrat mengakui internal partai mendorong Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk Pilpres 2024. Pasangan Anies-AHY dinilai punya chemistry yang kuat.

"Secara personal juga bisa dilihat bahwa Mas Anies dan Mas AHY memiliki chemistry yang pas. Keduanya memiliki kedekatan sejak jauh-jauh hari sebelum mereka memutuskan masuk ke medan pengabdian melalui jalan politik praktis. Keduanya figur yang cerdas, memiliki leadership yang kuat, berintegritas serta memiliki rekam jejak yang membanggakan," kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani dalam keterangannya, Rabu (16/3).

Selain dorongan kuat dari internal, dia menilai, pasangan ini juga didukung masyarakat secara umum. Simulasi survei memperlihatkan pasangan ini menempati posisi teratas.

Advertisement

"Bahkan jika mencermati hasil dari berbagai lembaga survei yang membuat simulasi pasangan Capres & Cawapres 2024 duet Anies-AHY selalu menempati posisi teratas atau yang paling dikehendaki masyarakat. Bisa dikatakan, bagi masyarakat ini adalah paket ideal," ujarnya.

Wajar kader Demokrat di DKI Jakarta menyuarakan duet Anies-AHY. Mayoritas kader Demokrat di Jakarta dinilai merasakan kemajuan Jakarta di era Anies.

"Aspirasi ini juga potret keteguhan sikap kader yang ingin Mas Ketum AHY tampil pada kontestasi Pilpres 2024 nanti," tegas Kamhar.

Advertisement

Namun, dinamika Pilpres 2024 masih dinamis. Partai Demokrat perlu menjalin kerjasama politik untuk mengusung Anies-AHY.

"Meski demikian, dinamika menuju Pilpres 2024 masih dinamis. Komunikasi politik dengan semua pihak terus dijalin karena Partai Demokrat mesti membangun kerjasama politik atau koalisi dengan parpol lain untuk bisa memenuhi ambang batas Pilpres," tutup Kamhar.

Baca juga:
Survei LSI: Prabowo Capres Elektabilitas Tertinggi di Lampung, Disusul Ganjar & Anies
Rancangan Tahapan dan Jadwal Pemilu 2024
Puan Respons Luhut Soal Big Data Penundaan Pemilu 2024: PDIP Punya Data Sendiri
Giliran Ratusan Perempuan di Solo Dukung LaNyalla Maju Capres 2024
Bersikukuh Usul Penundaan Pemilu, Cak Imin Lobi Ketum Parpol Lain

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.