LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Demokrat: Manuver PAN tak akan ganggu peta politik nasional

Agus Hermanto mengaku tak terkejut dengan manuver yang dilakukan PAN.

2015-09-11 11:07:24
Partai Amanat Nasional
Advertisement

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto mengatakan, bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) tidak akan mengubah peta perpolitikan Indonesia. Walaupun PAN sudah mendapatkan tugas di pemerintahan, politik saat ini sudah terbentuk secara struktural.

"Peta politik tidak akan terganggu. Peta politik tetap ada, terstruktur, biarkan memberikan kewenangan pada PAN," ujar Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9).

Agus menilai, meski PAN merapat kepada pemerintah, namun tidak berarti partai besutan Zulkifli Hasan tersebut bergabung bersama Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Walaupun mahfum, lanjut Agus, hal itu akan membuat publik tidak memahami kontribusi yang diberikan PAN kepada pemerintah.

"Dulu saya dua periode, jadi hafal dengan manuver partai politik. Yang seperti itu adalah sesuatu hal yang tidak mengejutkan. Kalau saya tidak bingung, karena biasa jadi partai pemerintah," lanjut politikus Partai Demokrat ini.

"Karena secara politik ya bingung, bergabung ke pemerintah ya, tapi tidak ke KIH. Kalau Demokrat tetap ajeg, mengikuti garis," pungkasnya.

Diketahui, setelah bergabung dengan pemerintahan Jokowi-JK, Partai Amanat Nasional (PAN) mulai mendapatkan tugas di pemerintahan. Ketua Majelis Pertimbangan PAN, Soetrisno Bachir, diberi tugas untuk membantu ekonomi dan industri, melalui lembaga Komite Ekonomi dan Industri (KEIN).

Baca juga:
Temui Jokowi, Soetrisno Bachir ngaku tak bicarakan soal partai
Soetrisno Bachir tiba-tiba temui Jokowi di Istana, ada apa?
PAN tawarkan kebijakan ekonomi politik jalan tengah
Partai koalisi Jokowi ini tak rela kursi menteri direbut PAN
Ketum PAN klaim beri masukan ke Jokowi untuk tolak kereta cepat

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.