LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Demokrat: Kami dengan Gerindra sudah cukup, tapi tak mungkin lupakan PAN & PKS

Amir memahami bahwa persoalan capres dan cawapres akan dibahas bersama rekan koalisi nantinya. Meskipun Demokrat sudah memiliki jagoan yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk diusung jadi cawapres.

2018-07-19 12:03:04
Pilpres 2019
Advertisement

Partai Demokrat kian dekat membangun koalisi dengan Gerindra di Pilpres 2019. Dengan modal kursi di DPR, kedua partai ini sudah cukup mendapatkan tiket bertarung tahun depan.

Tapi, Majelis Tinggi Partai Demokrat, Amir Syamsuddin mengakui tak mungkin hanya Demokrat dan Gerindra yang koalisi. Dia menjamin, tak akan melupakan PAN dan PKS yang sudah bersama Gerindra lebih dulu.

"Kami tidak akan meremehkan partner Gerindra yang berjuang dari awal, walaupun kami sendiri dengan Gerindra sudah cukup, tapi tidak mungkin itu terjadi," kata Amir saat dihubungi merdeka.com, Kamis (19/7).

Advertisement

Amir memahami bahwa persoalan capres dan cawapres akan dibahas bersama rekan koalisi nantinya. Meskipun Demokrat sudah memiliki jagoan yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk diusung jadi cawapres.

Dia yakin, Demokrat bersama Gerindra, PAN dan PKS bisa berembuk untuk mementukan yang terbaik. Kendati hingga kini Demokrat belum resmi bergabung, tapi dia melihat arah ke sana lebih mungkin terjadi.

"Bahwa kemudian kami mengambaikan, melupakan ataupun meremehkan PAN dan PKS enggak bisa, enggak mungkin. Pasti ada rembuk besar, apabila ada keputusan besar yang akan diambil di antara Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS itu saya yakin, saya kira itu wajib hukumnya, tidak mungkin tidak," jelas mantan Menkum HAM era SBY itu.

Advertisement

Amir tak mau berspekulasi tentang sosok AHY yang kemungkinan bakal ditolak. Tapi, kata dia, dengan bicara bersama duduk satu meja, pasti akan membuahkan hasil yang terbaik untuk bangsa Indonesia.

"Kami siap untuk berkompromi," tegas Amir.

Baca juga:
Survei LIPI: Anies di posisi teratas cawapres Prabowo
Majelis Tinggi Demokrat: Peluang ke arah Prabowo lebih mungkin
Survei LIPI: Pemilih Jokowi menyebutkan Prabowo sebagai Cawapres paling tepat
45 Menit di Kertanegara, Amir Syamsuddin bilang 'Ada harapan dalam diri Prabowo'
Gerindra soal Prabowo pakai jas jenguk SBY: Habis bertemu tamu
Said Aqil masih berpotensi jadi Cawapres Jokowi
Demokrat sebut cawapres jadi penentu kemenangan Prabowo di Pilpres 2019

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.