Demokrat bakal umumkan dukungan di putaran kedua jelang pencoblosan
"Ya kita lihat saja nanti keputusannya kayak gimana apakah yang mendahului kena sanksi atau tidak. Tapi saya pikir itu karena sifatnya pribadi tidak membawa partai ya sah-sah saja (memberikan dukungan pada siapapun)," kata Syarief.
Partai Demokrat dan poros Cikeas gagal membawa pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni ke putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Namun hingga saat ini, Partai Demokrat belum menentukan sikap politik untuk putaran kedua.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan, pihaknya akan memberikan sikap pada beberapa hari jelang pencoblosan pada 19 April 2017 mendatang.
"Pokoknya menjelang tanggal 19 April lah beberapa hari sebelumnya lah. Kita lihat saja nanti," kata Syarief di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/3).
Belakangan, petinggi dan kader partai Demokrat telah memutuskan mendukung salah satu pasangan calon. Sebut saja, Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Ratna Ajeng Suminar. Ajeng menyatakan dukungan ke pasangan Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat (Djarot).
Menanggapi hal ini, Syarief mengaku belum bisa memastikan kader-kader yang telah memberikan dukungan akan menerima sanksi. Akan tetapi, pihaknya tak akan mempermasalahkan, jika dukungan itu tidak membawa label partai.
"Ya kita lihat saja nanti keputusannya kayak gimana apakah yang mendahului kena sanksi atau tidak. Tapi saya pikir itu karena sifatnya pribadi tidak membawa partai ya sah-sah saja (memberikan dukungan pada siapapun)," jelasnya.
Baca juga:
Dikunjungi Hanura, Demokrat belum tentukan arah dukungan Pilgub DKI
Hanura sambangi DPD Demokrat ajak dukung Ahok-Djarot di putaran dua
Waketum Demokrat sebut hak angket e-KTP belum mendesak
Ada yang dukung Ahok, Demokrat minta kader patuh putusan partai
Demokrat beri sinyal non-blok di putaran kedua Pilgub DKI
Petinggi Demokrat yang dukung Ahok-Djarot harus siap terima risiko
Para politisi pembelot di Pilgub DKI