Dari mantan pimpinan KPK hingga eks ketua MK jadi penyeleksi caleg PSI
Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan partainya ingin melakukan penyegaran di DPR. Hal itu dilakukan dengan cara mengisi DPR dengan orang-orang bersih dari berbagai latar belakang profesi.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi membuka kesempatan kepada seluruh warga Indonesia yang berminat menjadi calon anggota legislatif di DPR dan DPRD provinsi, kabupaten, dan kota.
Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan partainya ingin melakukan penyegaran di DPR. Hal itu dilakukan dengan cara mengisi DPR dengan orang-orang bersih dari berbagai latar belakang profesi.
"Indonesia tidak kekurangan orang baik. Hanya saja orang baiknya tidak mau terlibat politik praktis," katanya, Senin (28/8).
Sejak rekruitment caleg dibuka kemarin, publik di dunia maya menyambut baik. Kemarin, tagar #PSIcariCalegBaik sempat menjadi trending topik nomor dua.
"Banyak orang baik, pasti. Tapi lebih banyak yang diam dan apatis, enggak tahu mau ngapain. Turun, terlibat. Daftar, atau dorong orang baik. Kalau sepakat politik banyak diisi koruptor dan politisi intoleran, berdiri, bergeraklah. Daftar atau dorong orang baik mau turun terlibat," kicau peneliti senior SMRC, Muchlis Rofik dalam akunnya @muchlis_ar.
Tim Panelis Independen akan menyeleksi kualitas dan visi para caleg DPR dari PSI. Tim panelis itu di antaranya mantan pimpinan KPK Bibit Samad Riyanto, mantan Ketua MK Mahfud MD, Hamdi Muluk, Wishnutama Putra, Jaleswari Pramodhawardani, Neng Dara A, dan Sri B.E Wardhani. Sementara di tiap daerah akan dibentuk tim panel serupa yang mewakili tokoh lintas agama, aktivis antikorupsi, dan akademisi.
Baca juga:
Politik kerja Jokowi dianggap lebih efektif ketimbang politik fitnah
PSI berubah, dari 'Partai Verifikasi' menjadi 'Partai Kampanye'
Komnas Perempuan nilai wajar PSI gugat UU Pemilu soal kuota 30 persen
PSI Jakarta yakin dapat 3 kursi DPR di Pemilu 2019