Dari 39 RUU baru 2 yang disahkan, Ketua DPR salahkan pemerintah
"Memang saya sadari target tidak tercapai tapi dengan adanya sentuhan kerjasama semoga bisa selesai," kata Novanto.
Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) mengakui bahwa target penyelesaian Program Legislasi Nasional (Prolegnas) belum tercapai. Akan tetapi terkait molornya pembuatan undang-undang di DPR tersebut, menurut Setnov karena salah pemerintah.
"Kinerja legislasi kita semaksimal mungkin harus ada dari pemerintah dan DPR sehingga perlu ada kerjasama. Saya juga minta berkali-kali agar naskah akademis dilengkapi," kata Novanto di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11).
Politikus Golkar ini mengakui bahwa DPR tak mencapai target Prolegnas. Ada 39 RUU di dalam Prolegnas. Namun sejauh ini DPR hanya mampu mengesahkan 2 UU dan sisanya adalah 10 UU kumulatif terbuka.
"Memang saya sadari target tidak tercapai tapi dengan adanya sentuhan kerjasama semoga bisa selesai," tuturnya.
Setnov juga membantah jika DPR tak bekerja mengejar target Prolegnas. Menurutnya yang ingin dicapai bukan banyak undang-undang, akan tetapi kualitas dari undang-undang.
"Kita kan tidak kejar kuantitas tapi kualitasnya juga. Jangan sampai kalau tidak berkualitas dibatalkan MK," pungkasnya.
Baca juga:
DPR minta Presiden Jokowi evaluasi kinerja Menteri Rini
PAN minta pembangunan gedung baru DPR senilai RP 740 M diawasi KPK
Gedung baru DPR tuai polemik, Setnov bilang 'domainnya pemerintah'
Pemerintah bakal ajukan suntikan modal BUMN di Rancangan APBNP 2016
Menkeu Bambang: DPR setara presiden jadi punya hak ajukan anggaran