LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Curhatan Heru, pasrah bila Ahok meninggalkannya dan memilih Djarot

Heru dipilih Ahok karena Teman Ahok mendesak rekomendasi cawagub. Djarot yang dipilih Ahok belum direstui PDIP.

2016-06-03 07:47:00
Pilgub DKI 2017
Advertisement

Calon incumbent, Basuki Tjahaja Purnama, memastikan kembali maju di Pilgub DKI 2017. Ahok, sapaan Basuki, akan maju bersama Kepala BPKAD Pemprov DKI, Heru Budi Hartono, melalui jalur independen.

Mereka dibantu relawan Teman Ahok yang bertugas mengumpulkan KTP warga DKI sebagai bentuk dukungan. Sampai hari ini, KTP yang dikumpulkan Teman Ahok berjumlah lebih kurang 500 lebih.

Sampai detik ini, Ahok masih menyatakan tak akan meninggalkan Teman Ahok yang sudah bekerja keras mengumpulkan dukungan untuknya. Ahok juga mengklaim tetap memilih jalur independen.

Meski mantap maju dari jalur perorangan, Ahok tampaknya sedang bimbang. Dikatakan dia, meski memilih Heru sebagai cawagubnya, Ahok tetap membuka pintu untuk Djarot Saiful Hidayat bila nantinya diizinkan PDIP.

"Di mana-mana kalau suami istri rujukan itu ada peluang. Kan bukan talak tiga, ini bukan talak tiga kan?," terang Ahok kemarin.

Djarot juga merespons hal serupa. Dia tidak menolak Ahok ingin menggandengnya kembali sebagai wakil di Pilgub 2017.

"Kemungkinan segala macem bisa. Masih bisa (balik). Banyak orang juga yang mengatakan yang terbaik itu Ahok-Djarot, kita juga harus dengar seperti itu. Dan dari hasil survei juga tingkat kepuasan masyarakat cukup baik," kata Djarot terpisah.

Belum jelas apakah sikap keduanya bentuk sinyal akan berduet di Pilgub 2017. Jikalau benar, bagaimana nasib Heru yang dijanjikan Ahok menjadi cawagubnya?

"Iya terserah, saya serahkan ke pak Gubernur (Ahok)," kata Heru saat dihubungi, Kamis (2/6).

Heru akan bersikap legowo bila batal dipilih sebagai wakil Ahok. Dia menyerahkan sepenuhnya keputusan pada Ahok dan tidak terlalu berhasrat menjabat orang nomor dua di Ibu kota.

"Enggak mau komentar dulu ya. Diserahkan saja sama pak Ahok, saya kan cuma stafnya beliau," klaim Heru.

Terpisah, Ahok mengklaim Heru akan mengerti jika pada akhirnya Djarotlah yang dia pilih sebagai cawagub. Sebab, lanjut Ahok, saat ini dirinya belum pasti maju dengan Heru karena target sejuta KTP dukungan belum tercapai.

"Namanya juga saling pengertian, bukan selingkuh dong, kan belum kawin. Istri jatah dua kan masih kurang, 4 toh," pungkas Ahok.

Baca juga:
Setnov puji kinerja Ahok: Dia sangat baik dan sudah berhasil
UU Pilkada disahkan, PDIP kebut siapkan Cagub DKI
Ahok soal foto dengan Setnov: Ngobrol saja, gue diajak makan
Heru hanya bisa pasrah jika Ahok & Djarot kembali 'rujuk' di Pilgub
Video Ahok buka-bukaan soal hubungannya dengan PDIP dan Mega
Ini alasan Ahok lebih memilih jalur Independen dan meninggalkan PDIP
Ketika Ahok-Djarot kembali mesra

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.