Cerita Megawati Hampir Dua Tahun di-Lockdown, Hanya Keluar Bertemu Jokowi
Sudah hampir dua tahun Mega lebih banyak menghabiskan hari-harinya di rumah.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku sejak pandemi Covid-19 dilarang oleh anak-anaknya keluar. Sudah hampir dua tahun Mega lebih banyak menghabiskan hari-harinya di rumah.
"Sudah berlangsung 1 tahun 9 bulan ini saya tetap di rumah," ungkap Mega dalam rapat partai terbatas secara virtual, Kamis (30/9).
Mega mengaku diizinkan aktivitas di luar kalau ada keperluan mendesak. Salah satunya ketika Kepala Negara menginginkan bertemu dengannya.
"Ibu ini sama tiga putra putri sudah betul-betul di-lockdown. Ibu tidak boleh keluar, hanya boleh kalau Bapak Presiden berkeinginan bertemu," katanya.
Untuk itu Mega mewanti-wanti kader partainya agar benar-benar mentaati aturan ditetapkan pemerintah mengenai protokol kesehatan. Dengan begitu, kata Mega, bangsa ini bisa terlepas dari pandemi.
"Tanpa kerja sama seluruh rakyat yang sangat berharap pandemi selesai, tetapi kalau tidak disiplin ya terus bangkit (kasus Covid)," imbuhnya.
Selain itu, Mega juga bercerita mengenai perjuangan mengangkat partai yang tadinya buram hingga menjadi besar. Mega begitu mengingat susahnya mengajak sejumlah pihak bergabung.
"Dulu disebut partai buram waktu PDI, orang tidak ada yang mau masuk PDI," ujarnya.
Menurut Mega, PDI dulu juga tidak diperbolehkan ikut pemilu. Dengan perjuangan keras, Mega mengubah nama menjadi PDI Perjuangan.
"Salah satu perjalanan PDIP yang bisa membuatnya sampai sekarang," pungkasnya.
Reporter Magang: Fikri Nur Fauzi
Baca juga:
Megawati Heran Banyak Orang Sudah Divaksin Abai Protokol Kesehatan
Megawati Minta Kader PDIP Jangan Cuma Mikir Politik, Tapi Bantu Sesama
Megawati Serahkan Bantuan Tali Asih untuk Keluarga Kader PDIP Korban Covid-19
Megawati Ingatkan Kader: Kalau Tidak Turun ke Bawah, 2024 Belum Tentu Terpilih Lagi
Megawati: Kader PDIP Jangan Berpikir Politik Saja, Ingat Kewajiban Menyantuni