LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Cerita lucu di Pilkada serentak, dijamin bikin ngakak

Petugas KPPS dan warga yang ingin mencoblos kocar-kacir diserang lebah selama 10 menit.

2015-12-10 06:41:00
Pilkada Serentak
Advertisement

Ada-ada saja cerita lucu di balik kemeriahan Pilkada serentak. Mulai dari insiden saat pencoblosan hingga perayaan berlebihan yang hampir saja memakan korban.

Kawanan lebah tiba-tiba saja mengamuk menyerang sehingga membuat petugas KPPS dan warga yang ingin mencoblos kocar-kacir. Akibatnya, pencoblosan di TPS Jalan Masdulhak, Medan, sempat terhenti.

"Adalah sekitar 10 menit lebah menyerang," kata Janfiterson Saragih, seorang petugas Panitia Pengawas Lapangan (PPL).

Kawanan lebah yang menyerang TPS itu diduga berasal dari salah satu pohon di sekitar lokasi itu. Beberapa petugas KPPS dan warga yang tengah berada di bawah tenda TPS kena sengatan.

Setelah kawanan lebah pergi dari TPS, petugas KPPS dan PPL kembali ke sana. Warga pun kembali lagi mencoblos. Suasana di TPS itu sudah kembali normal. Untuk mencegah kembalinya lebah, petugas KPPS dan PPL bersama warga mengasapi pohon yang diduga menjadi tempat lebah bersarang.

Lalu insiden juga menimpa calon Bupati Karawang nomor urut tiga, Ahmad Zamakhsyari alias Zimmy, berpasangan dengan calon Bupati Cellica Nurrachadiana. Unggul dalam hitung cepat, mereka pun merayakannya.

Keduanya diarak mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kecamatan Telagasari, Karawang. Saat berdiri di atas kendaraan, Zimmy tak henti-hentinya meneteskan air mata. Bahkan hingga di rumah pribadinya di Kampung Pulo Gadung, Kecamatan telagasari, dia nyaris tak bisa berjalan dan hampir jatuh pingsan.

Tak berlangsung lama, ribuan warga yang telah menunggu dan menyanjung Zimmy langsung menyerbunya buat mengucapkan selamat.

Di Depok, panitia sengaja berpenampilan menarik untuk menarik para warga datang ke TPS.Di TPS 11 seluruh petugasnya memakai pakaian adat Betawi. Tercatat hanya 185 pemilih dari total 362 pemilih. Saat ini perhitungan sudah dimulai.

Di TPS 11 ini, para petugas laki-laki memakai beskap Betawi, kain kecil di pinggang sebagai pengikat dan peci. Sedangkan petugas KPPS wanitanya memakai baju kebaya Encim.

Sedangkan di TPS 10, 12 dan 13 memakai pakaian berupa baju koko, sarung dan peci. Pemandangan berbeda juga terlihat di TPS 14. Para petugas memakai batik. Tapi sayangnya tetap saja TPS sepi.

Baca juga:
Ini hasil hitung cepat Indo Barometer pilkada serentak di 6 wilayah
Hasil quick count Indikator: Muhidin-Gusti menang tipis di Kalsel
KPU Tunisia: Pemilu di Indonesia simpel, bisa di pinggir jalan
Klaim unggul sementara, pendukung Tasdi-Tiwi cukur gundul
Ada pria gantung diri, warga Bangli sedang antre di TPS pilih bubar
Ini hasil hitung cepat Pilkada di 8 kabupaten kota se-Lampung
TPS di Batu Kota Manado penuh pernak pernik Natal

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.