Caleg Mantan Napi Korupsi Kemungkinan akan Bertambah Lebih dari 14 Orang
KPU RI berencana merilis kembali daftar caleg eks koruptor kepada publik. Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, penambahan daftar caleg mantan napi korupsi itu berjumlah lebih dari 14 orang.
KPU RI berencana merilis kembali daftar caleg eks koruptor kepada publik. Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, penambahan daftar caleg mantan napi korupsi itu berjumlah lebih dari 14 orang.
"Pokoknya nambah. Kalau Perludem kemarin berapa? 14? Mungkin kita lebih," kata Ilham di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).
Saat ini, KPU masih terus memverifikasi penambahan daftar caleg eks koruptor. Sebelumnya, KPU sudah merilis 49 nama caleg eks napi korupsi ke publik.
"Sekarang sedang kita klarifikasi dan vertifikasi lagi lebih dalam. Kita pastikan semua from bahwa mereka napi koruptor dengan apa? Dengan cek dokumennya. Kalau kita sebut mantan napi tapi bukan kan bahaya, mencemarkan nama baik kemudian kita dianggap tak profesional," jelasnya.
KPU, menurut Ilham, tidak mau berspekulasi dan membuat daftar yang salah dan berujung mencemarkan nama caleg.
"Kita kan harus cari (data), jangan kita kemudian kita berspekulasi. Alhamdulillah 49 pertama tidak ada masalah tidak ada komplain," ucapnya.
"Jangan kemudian nanti kita kena gugatan. Ini bahaya orang enggak korupsi kemudian nama baik dia tercemar gitu, jadi harus hati-hati," tambahnya.
Pengumuman daftar caleg eks napi korupsi, menurut Ilham tidak akan ditempel di TPS.
"Enggak (ditempel), kita umumkan saja. Terserah pemilih menilai mau pilih atau tidak. Sekali lagi ini bukan blacklist, tapi informasi yang kita sampaikan kepada masyarakat," tandasnya.
Baca juga:
Bantahan Polri Disebut Tebang Pilih Kasus Pelanggaran Kampanye Slamet Maarif
Polda Metro Jaya Gelar Silaturahmi Lintas Agama Jelang Pemilu 2019
Kapolda Metro Kumpulkan Tokoh Lintas Agama Bahas Berita Hoaks
15 Kabupaten di Papua Rawan Konflik Bersenjata saat Pemilu
Tiga Strategi PSI Lawan Intoleransi di Indonesia
Diprediksi Tak Lolos ke DPR, Sahroni Yakin Jakarta III Sumbang Kursi Untuk NasDem
Survei Charta Politika: Mayoritas Masyarakat Sangat Memaklumi Money Politic