Bertemu 'Joko Widodo' Saat Kampanye, Gibran Ditanya Program 100 Hari Kerja
Calon Wali Kota Solo PDIP, Gibran Rakabuming Raka kembali melakukan kampanye virtual, Senin, (9/11). Hari ini putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengunjungi RT 01 RW X, Kelurahan Semanggi, Pasarkliwon.
Calon Wali Kota Solo PDIP, Gibran Rakabuming Raka kembali melakukan kampanye virtual, Senin, (9/11). Hari ini putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengunjungi RT 01 RW X, Kelurahan Semanggi, Pasarkliwon.
Saat virtual box terus berjalan keliling kampung, Gibran bertemu dengan Joko Widodo, warga RT 02. Kepada Gibran, pria yang bernama mirip dengan ayahnya ini menanyakan program cepat apa yang akan Gibran lakukan di 100 hari kerja mendatang, bila terpilih menjadi Wali Kota Solo.
"Jika menang menjadi wali kota nanti, program cepat apa yang akan mas Gibran lakukan di 100 pertama," ujar Joko Widodo.
Usai melontarkan pertanyaan tersebut, Joko juga meminta perhatian Gibran agar memikirkan kesejahteraan anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK).
Sambil menerangkan, Gibran pun meminta Joko melihat di buku visi misinya.
"Di buku saku visi-misi saya itu sudah ada semua program-program saya, Pak. Fokus utama adalah percepatan pemulihan ekonomi pascapandemi. Untuk LPMK semoga nanti bisa diusulkan lebih lanjut ya, Pak," katanya.
Berbagai masukan, keluhan, hingga dukungan pun banyak diterima Gibran dalam kampanye virtual tersebut. Bambang selaku Ketua RT 01, menyampaikan agar Gibran memberi atensi penambahan SLTA/SMA di kecamatan Pasarkliwon. Warga lain, Herlina mengungkapkan kondisi air PDAM di perkampungan yang kotor.
Gibran menjanjikan untuk memindahkan SMA Negeri 2 yang ada di Kecamatan Banjarsari ke Pasarkliwon.
"SMAN 2 kita pindah, biar mengatur zonasi sekolahnya lebih mudah. Insya Allah juga nanti akan ditambah sekolah tingkat SMA di sana, saya sudah komunikasikan ini dengan pihak provinsi," katanya.
Sarasehan online pun berlanjut, Mugiyem warga RT 01, turut menyampaikan dirinya membutuhkan bantuan UMKM. Dirinya juga kesulitan mengakses informasi tersebut lantaran keterbatasan pengetahuan.
"Ada bantuan pelaku UMKM, Bu. Silakan dimanfaatkan, bisa dapat Rp 2,4 juta. Syarat-syaratnya ada di website Kementerian Koperasi dan UKM, Bu," jelas Gibran.
Beberapa warga juga mengeluhkan tidak mendapat Program Keluarga Harapan(PKH) dan Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS). Keluhan tersebut langsung mendapatkan respon dari ayah La Lembah Manah itu,
"Sudah terdaftar Gakin belum, Bu? Ini saya cek NIK KTP-nya dulu, nanti akan kelihatan jenengan terdaftar jadi penerima bantuan atau tidak," tutur Gibran.
Usulan lain datang dari Darsono yang mengharapkan program KIS agar tetap dilanjutkan. Gibran pun menyanggupinya. Karena anggarannya dari pemerintah Rp 70 miliar juga sudah disiapkan.
Baca juga:
Bajo Bakal Manfaatkan Lahan Pinggir Sungai Bangun Hunian untuk Anak Yatim
Gibran: Kalau Solo Benar-Benar ingin Jadi Kota Layak Anak, Narkobanya Disikat
Gibran: Saya Itu Enggak Dikit-Dikit Bapak, Dikit-Dikit Bapak, Kayak Apa Saja
Usai Debat Pertama, Gibran Serahkan Penilaian kepada Warga Solo
Ditanya Apa Kontribusinya untuk Milenial Solo, Ini Jawaban Gibran saat Debat
Debat Pilkada, Gibran Janji Sikat Bandar Narkoba di Solo dan Gencarkan Tes Urine ASN