LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Beli heli buatan asing, Jokowi dituding melanggar undang-undang

"Kalau Presiden saja tidak mau pakai produk dalam negeri, lantas siapa lagi?" sesal Sukamta.

2015-11-23 12:46:45
Helikopter Kepresidenan
Advertisement

Presiden Joko Widodo pada pertengahan tahun depan akan menggunakan helikopter baru AgustaWestland AW-101 jika menggelar kunjungan ke daerah terpencil. Anggota Komisi I DPR Sukamta menyebut penggunaan helikopter baru tersebut melanggar undang-undang.

Dia mengatakan, dalam UU No 16 tahun 2012 Pasal 43 mengatakan industri dalam negeri sudah punya kemampuan yang mumpuni. Sehingga, dia dengan tegas mengkritik Jokowi yang tak menggunakan helikopter hasil produksi dalam negeri.

"Jelas-jelas mengatakan kalau industri dalam negeri sudah punya kemampuan, maka kita dilarang untuk membeli dari luar," kata Sukamta saat dihubungi merdeka.com, Senin (23/11).

"Helikopter Puma yang lama kan sudah produksi IPTN, kalau sekarang beli dari Italia, itu namanya kemunduran dan melanggar UU yang dibuat dulu untuk melindungi dan mendorong industri dalam negeri," tambahnya.

Lebih jauh, Sekretaris PKS ini menilai langkah Jokowi yang akan menggunakan helikopter buatan Italia dan Inggris itu mencontohkan itikad yang baik terhadap masyarakat. Sebab, Presiden sebagai orang nomor satu di negara malah enggan menggunakan produk buatan dalam negeri.

"Kalau Presiden saja tidak mau pakai produk dalam negeri, lantas siapa lagi? Ini akan memberi sinyal yang salah kepada rakyat," sesalnya.

Sebab itu pula, dia menyatakan Komisi I DPR akan mempertanyakan pihak-pihak yang terkait atas langkah Jokowi itu. Adapun, Komisi yang membidangi Pertahanan itu akan melakukan pemanggilan jika telah melalui kesepakatan bersama.

"Ada kecenderungan Anggota Komisi I mendalami lebih lanjut. Kalau disepakati kita bakal panggil pihak-pihak terkait," tukasnya.

Baca juga:
Ketua Komisi I: Jokowi blusukan juga enggak perlu pakai heli baru
Ini bedanya heli AW-101 dan EC-725, mana lebih canggih?
SBY beli jet kepresidenan dihujat, Jokowi beli helikopter adem ayem
Fakta-fakta helikopter mewah dibeli TNI AU untuk Jokowi
Mengenal Skadron Udara 45 TNI AU, operator helikopter baru Jokowi

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.