Mengenal Skadron Udara 45 TNI AU, operator helikopter baru Jokowi
Merdeka.com - TNI AU membeli helikopter AgustaWestland AW-101 untuk mengangkut Presiden Jokowi saat blusukan. Tugas pengoperasian dan perawatan heli tersebut diserahkan kepada Skadron Udara 45.
Seperti apa Skadron 45 itu?
Skadron Udara 45 merupakan skadron angkut khusus VIP/VVIP. Dalam menjalani tugasnya, mereka mengoperasikan pesawat jenis helikopter atau disebut rotary wing. Skadron ini berada di bawah Wing Udara 1, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
"Heli tersebut bakal ditempatkan di Skadron 45. Skadron ini memang untuk mengoperasikan pesawat kepresidenan," ungkap Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama Umar Sugeng Hariyono saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (18/11).
Sebelum dibentuk, Skadron 45 sebelumnya tergabung bersama Skadron Udara 17. Sebelum dipisah, skadron tersebut mengoperasikan beberapa jenis pesawat VIP/VVIP baik jenis fixed wing maupun rotary wing.
Untuk mengoptimalisasi pengoperasian alat transportasi VIP/VVIP, maka dibentuk cabang baru berupa Skadron Udara 45. Skadron ini memiliki semboyan 'Setia Berbakti;
"Jadi dipisahkan, yang heli di Skadron 45, dan Skadron 17 yang Boeing," lanjut dia.

Terdapat lima unit helikopter SuperPuma yang dioperasikan Skadron 45 ini. Kehadiran AW-101 juga belum mampu menutup kekurangan heli angkut VVIP yang dibutuhkan TNI AU, sebab butuh empat heli lagi agar bisa membentuk satu skadron penuh.
"Nanti heli di Skadron 45 juga, Agusta dengan SuperPuma jadi satu skadron," tutupnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya