LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Bawaslu: Semua pihak tahan diri, belum masanya sudah kampanye dimana-mana

Bawaslu mengomentari seruan #2019GantiPresiden oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Ketua DPP Partai Demokrat Andi Nurpati saat berkunjung ke beberapa kampus. Menurut Bagja, secara etika, seruan yang dilontarkan Zulkifli dan Andi memang tidak diperbolehkan.

2018-09-03 20:35:00
Pilpres 2019
Advertisement

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengomentari seruan #2019GantiPresiden oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Ketua DPP Partai Demokrat Andi Nurpati saat berkunjung ke beberapa kampus. Menurut Bagja, secara etika, seruan yang dilontarkan Zulkifli dan Andi memang tidak diperbolehkan.

"(Secara etik enggak boleh?) Iya secara etik," kata Bagja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9).

Bagja meminta, semua pihak untuk menahan diri hingga masa kampanye calon presiden dan wakil presiden dimulai. Masa kampanye akan dimulai pada 23 September 2018.

Advertisement

"Saya minta semua pihak menahan diri. Masa kampanye belum mulai dan Pak Sandi juga belum jadi cawapres. Kami harapkan semua pihak entah yang bakal calon dari pak Jokowi-Ma'ruf, begitu juga Pak Prabowo dan Pak Sandi menahan diri simpatisannya. Ini kan sebelum kampanye sudah berkampanye di mana-mana," ungkapnya.

Dalam beberapa kunjungannya Zulkifli juga sempat mengajak bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno. Menurut Bagja, hal itu tidak masalah selama Sandi tidak melakukan politik praktis di lingkungan kampus.

"Kan di perguruan tinggi tidak boleh politik praktis dalam Perguruan Tinggi. Silakan kalau Pak Sandi ingin kuliah umum silakan, kalau Pak Jokowi silakan. Tapi kalau pilih saya that's problem," ujarnya.

Advertisement

Tambahnya, juga tak masalah jika Sandi memperkenalkan diri sebagai bakal calon wakil presiden. Sebab, kata dia, belum tentu Sandi lolos dalam seleksi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Ya dia memang bakal cawapreskan. Belum tentu nanti putusan KPU lolos apa tidak," ucapnya.

Baca juga:
Bawaslu prediksi jumlah eks Napi korupsi jadi Caleg lebih dari 12 orang
Bawaslu loloskan 12 napi eks korupsi, KPU minta ditunda tunggu keputusan MA
Menang gugat KPU, M Taufik bilang 'institusi negara kerja berdasarkan opini'
Komisi II gelar RDP dengan KPU dan Bawaslu bahas PKPU dan Perbawaslu
Ini alasan Bawaslu loloskan 12 caleg eks napi korupsi di Pemilu 2019
Tanggapan Jokowi soal Bawaslu loloskan eks koruptor nyaleg
Eks koruptor boleh nyaleg, Bawaslu dinilai tak dukung pemberantasan korupsi

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.