Baru mendarat di Jakarta, pimpinan DPR sudah terbang lagi ke Makkah
Saat kunker ke Amerika, pimpinan DPR dikritik habis-habisan karena hadir di jumpa pers Donald Trump.
Pimpinan DPR terbang menuju Makkah untuk memantau situasi haji. Kunjungan kerja itu dilakukan beberapa hari mereka kembali dari Amerika Serikat.
Saat ke Negeri Paman Sam itu, kunjungan mereka mendapat sorotan lantaran muncul di jumpa pers bakal calon Presiden AS Donald Trump. Buntutnya, Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon sedang diselidiki dugaan pelanggaran kode etik oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Kini mereka sedang di Saudi. Beberapa agenda paripurna pun menjadi tertunda.
Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul mengkritik kepergian pimpinan DPR ke Arab Saudi. Lawatan tersebut dinilai mengganggu kerja DPR, khususnya dalam melakukan seleksi calon pimpinan KPK yang menjadi tertunda di Komisi III DPR.
Namun kunjungan ke Arab yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto dan Wakilnya Fadli Zon serta Fahri Hamzah dibela oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Menurut Agus, kepergian pimpinan ini untuk memenuhi undangan pemimpin Arab Saudi.
"Untuk urusan pergi haji dan menerima undangan khusus dari pemimpin Arab kok. Mumpung ada waktunya, jadi nggak ada kegiatan pimpinan yang terbengkalai," kata Agus di Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9).
Politisi Demokrat ini menuturkan, kepergian ketiganya ke Arab sudah sesuai prosedur yang berlaku. Selain menjalankan ibadah haji, mereka juga belajar sistem pengawasan di negara Islam itu.
"Kehadiran mereka ke sana legal kok. Pak Setya dan lainnya juga belajar sistem pengawasan di DPR. Fungsi pengawasan kan sesuai dengan fungsi DPR," pungkasnya.
Baca juga:
Tak ikut berhaji, Agus Hermanto ngaku jaga DPR
Dikritik kunker ke Arab Saudi, ini pembelaan pimpinan DPR
Ini penjelasan Gerindra soal surat larangan kunker ke luar negeri
Prabowo sampai dua kali larang anggota DPR pelesiran ke luar negeri
Ini kata Fadli Zon soal surat edaran larangan ke luar negeri
Edhy Prabowo batal ke AS dan Eropa karena surat edaran Gerindra
Desmond bantah Prabowo melarang ke luar negeri karena Fadli Zon