Banyak Ditekan, Paloh Tegaskan Belum Menyerah Mengantarkan Anies Jadi Capres
Surya Paloh menyatakan belum menyerah untuk mengantarkan Anies menjadi calon presiden 2024 di tengah banyak tekanan.
This is description
Banyak Ditekan, Paloh Tegaskan Belum Menyerah Mengantarkan Anies Jadi Capres
Ketua Umum NasDem Surya Paloh curhat dukungannya kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden disalahpahami.
Namun, hal tersebut tidak menyurutkan NasDem untuk mendukung Anies Baswedan.
"Kita punya komitmen moral untuk keberhasilan pemimpin yang kita dukung dan kita usung menjadi presiden negeri ini tetapi bisa saja niat baik akan diartikan dengan penuh kesalahpahaman dan salah pengertian dan kita terima itu saudaraku semuanya."
-ujar Surya Paloh dalam pidato politik saat Apel Siaga Perubahan di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (16/7).
"Tapi bukan berarti, kalau memang niat baik kesalahpahaman salah pengertian kemudian kita merasa terjepit tertekan tertindas terhalangi kemudian kita menyerah?" tegasnya.
Anies Baswedan Jadi Capres Nasdem
Paloh pun tegas mengatakan tidak.
Dia menyatakan belum menyerah untuk mengantarkan Anies menjadi calon presiden 2024 di tengah banyak tekanan.
"Nah, bukan, kita katakan InsyaAllah kita belum menyerah," tegasnya.
Lebih lanjut, Paloh menyatakan alasan mengusung perubahan. Menurutnya bangsa Indonesia hari ini terjebak dalam pragmatisme, menjunjung semangat individualistik, dan transaksional materialistik.
"Kita terjebak dalam pragmatisme, kita terjebak dari sikap yang penuh dengan keterus-terangan menjadi bangsa yang penuh dengan kepura-puraan atau munafik dan itulah kita Indonesia hari ini," tegasnya.
"Dalam perjalanan kehidupan kita berbangsa dan bernegara kita sayang pada bangsa ini kita sayang kepada para pemimpin yang ada di negeri ini," tuturnya.
Surya Paloh berpidato dalam acara apel siaga perubahan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu 16 Juli 2023.
Paloh membahas mengenai masalah bangsa yang saat ini kental dengan pragmatisme dan kemunafikan. Paloh juga sempat bicara alasan dukungan ke Jokowi pada Pemilu 2014 lalu.
Menurutnya, hari ini belum bisa dikatakan bahwa Indonesia menjadi negara super power dan lebih hebat dari negara-negara lain. Karena belum mencapai harapan yang diinginkan oleh pendiri bangsa."Apa yang menyebabkan ini? Kenapa kita belum mampu mencapai tingkatan dan harapan seperti apa yang diharapkan oleh pendiri bangsa ini bukan karena kita negara yang kurang luas bukan karena negara kita kurang kaya bukan karena jumlah penduduk kita kurang besar, bukan karena kontrukstruktur tanah kurang subur, semuanya kita miliki, tapi satu hal, satu hal yang menjadi masalah besar bagi kita sebagai satu bangsa," tegas Surya.