Bantah jadi cawagub Sandiaga, Saefullah bilang 'nanti diketawain'
Sebagai PNS, dia menegaskan tak mungkin ikut Pilgub kalau tak dipinang partai.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, mengaku tidak pernah menawarkan diri untuk menjadi wakil dari kandidat bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Sebab belum pernah ada juga yang mengajaknya.
"Belum tahu, orang belum ada yang ngajak. Nanti diketawain orang saya. Mesti ada yang ngajak dulu gitu kan, misal Golkar ngajak, PPP ngajak, orang belum ada yang ngajak gimana?" ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/6).
Dia menjelaskan, dirinya adalah seorang pegawai negeri sipil (PNS). Maka lucu jika memutuskan masuk ke politik tanpa ada partai yang mengajaknya.
"Masa saya bilang, saya mau, nanti malu saya he-he," tuturnya.
Sandiaga sebelumnya sempat menyebut Saefullah menawarkan diri untuk menjadi wakilnya. Dia mengatakan telah mempertimbangkan tawaran Saefullah. Kendati tidak terlalu populer di mata publik, Saefullah yang merupakan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, disebut memiliki basis dukungan kuat di kalangan NU dan PKB.
Baca juga:
Djarot soal sinyal Golkar dukung Ahok: Biar saja
Ketum Golkar yakin Ahok maju lewat parpol di Pilgub DKI
Golkar umbar pujian ke Ahok, NasDem sebut 'Good idea'
Golkar bilang kekurangan Ahok cuma satu, etika bicaranya
DPR sebut verifikasi faktual calon independen untuk cari KTP bodong
Ahok bosan tiap hari bicara Pilgub DKI
KPUD DKI minta Teman Ahok tak usah galau soal verifikasi faktual