Bamsoet ingin makin banyak perempuan di parlemen
Bamsoet ingin makin banyak perempuan di parlemen. Politisi yang kerap disapa Bamsoet ini mengungkapkan hal itu setelah bertemu Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia. Menurutnya, kaum perempuan harus berjuang sebaik mungkin untuk berbagai jabatan publik.
Ketua DPR Bambang Soesatyo mengharapkan kuota minimal 30 persen perempuan sebagai dalam daftar calon anggota legislatif (caleg) Pemilu 2019 bisa terpenuhi. Harapannya, kaum perempuan di DPR akan membuat lembaga perwakilan rakyat itu makin produktif.
Politisi yang kerap disapa Bamsoet ini mengungkapkan hal itu setelah bertemu Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia. Menurutnya, kaum perempuan harus berjuang sebaik mungkin untuk berbagai jabatan publik.
"Saya yakin, semakin banyak perempuan di DPR RI, akan makin meningkatkan produktivitas kinerja dewan," kata Bamsoet, Jumat (13/4).
Politisi Partai Golkar itu menambahkan, DPR bersama pemerintah sudah memperkenalkan sistem yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar caleg. Di satu sisi, partai politik diharapkan bisa memaksimalkan kuota itu.
Namun, kata Bamsoet, di sisi lain kaum perempuan juga harus berjuang lebih keras agar terpilih menjadi anggota parlemen. Dengan demikian makin banyak perempuan yang mendapatkan amanah sebagai wakil rakyat.
Bagi Bamsoet, perempuan yang aktif berpolitik adalah harapan besar bahwa Indonesia masih menggeliat dalam pembangunan. Perempuan punya daya sensitivitas yang tinggi dibandingkan kaum pria.
"Ibu-ibu aktif di organisasi sosial kemasyarakatan, ini menunjukkan optimisme bangsa kita," ujar Bamsoet.
Lebih lanjut Bamsoet mengharapkan kaum perempuan bisa percaya diri dalam berpolitik. Menurutnya, Indonesia punya banyak tokoh perempuan hebat yang menginspirasi karena mampu menjadi lokomotif perubahan.
"Kita akrab dengan sosok Cut Nyak Dien, RA Kartini, Rasuna Said, Dewi Sartika, serta para wanita lain yang menjadi pahlawan nasional," katanya memberi contoh.
Bamsoet juga mendorong pemerintah menerapkan kebijakan berperspektif gender di berbagai lembaga dan kementerian. Secara statistik, hal itu akan baik bagi Indeks Pembangunan Gender (IPM) Indonesia.
Merujuk laporan Human Development Report (HDR), IPM Indonesia berada pada level sedang dibanding negara di dunia lainnya. Karena itu Bamsoet mengaku sepakat dengan pemerintah yang punya program Three Ends, yakni menyelesaikan kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan manusia dan kesenjangan ekonomi.
"Ini demi meningkatkan pemberdayaan dan kualitas hidup perempuan. Kita harapkan dengan kerja keras bersama, IPM kita bisa semakin bagus," tandasnya.
Baca juga:
Ketua DPR minta pemerintah bangun pusat unggulan kelautan di daerah
Bamsoet minta seluruh pihak dorong penyelesaian kasus penyiraman Novel
Boediono dkk diharap kooperatif hadapi kasus Century
Bamsoet desak pemerintah segera usulkan RUU Perlindungan Data Pribadi
Ketua DPR ingatkan pemerintah selektif beri izin pekerja asing
Ketua DPR minta penanganan kasus Bank Century tidak gaduh
Perlindungan data pribadi sangat penting, revisi UU ITE diperlukan