Bamsoet Bertemu Jokowi, Lalu Mara Yakin Munas Golkar Lebih dari Satu Calon
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lalu Mara Satriawangsa menilai, pertemuan antara Bambang Soesatyo (Bamsoet) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membawa nuansa positif dalam pertarungan memperebutkan kursi ketua umum partai beringin.
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lalu Mara Satriawangsa menilai, pertemuan antara Bambang Soesatyo (Bamsoet) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membawa nuansa positif dalam pertarungan memperebutkan kursi ketua umum partai beringin.
Dia memprediksi, nantinya dalam Musyawarah Nasional (Munas) calon Ketua Umum Golkar akan lebih dari satu kandidat.
"Setelah Bambang Soesatyo diterima Presiden Jokowi, sinyal kuatnya adalah pemilihan ketua umum Partai Golkar dipastikan akan diikuti lebih dari satu calon ketua umum," kata Lalu Mara dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/7).
Mara menilai, akan sulit mengupayakan aklamasi dalam Munas setelah adanya pertemuan ini. Meskipun nantinya semua hak suara dalam pemilihan ada di DPD tingkat I dan tingkat II Partai Golkar.
"Pemilihan secara langsung diikuti pemilik suara. Yaitu DPD II, DPD I, serta Ormas yang mendirikan dan didirikan," ucapnya.
Sebelumnya, Bambang Soesatyo menepis kabar bahwa pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidan Jakarta membahas terkait dukungan untuk maju sebagai calon Ketua Umum Golkar.
"Tidak ada dukung mendukung. Restu merestui juga enggak ada," kata Bamsoet usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (15/7).
Dia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut hanya membahas dan berdiskusi terkait partai anggota koalisi dan tidak membahas terkait pencalonan dirinya jadi ketua partai beringin tersebut. "Enggak ada soal calon-calonan. Kita diskusi saja itu," ungkap Bamsoet.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Airlangga Hartarto terlihat tidak khawatir dengan adanya pertemuan Jokowi dengan Bamsoet. Menurutnya, hak Jokowi untuk mengundang siapa pun ke Istana.
"Namanya pimpinan, Presiden kan bisa panggil siapa saja," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/7).
Baca juga:
Ikut Sejak Babak 1, Airlangga Minta Jatah Kursi Golkar Ditambah
Kader Golkar: Kami Merasa Pak Jokowi Nyaman dengan Bamsoet
Golkar Memanas Jelang Munas, Pengamanan di Kantor DPP Diperketat
Pengurus Golkar Buru Ragukan Klaim Airlangga Didukung 460 DPD Maju jadi Ketum
Golkar Jateng Inginkan Sosok Ketum Berani Nyapres di Pemilu 2024
Usai Bertemu Jokowi & Habibie, Bamsoet Diyakini Mampu Rangkul Semua Faksi di Golkar
3 Partai Klaim Punya Calon Menteri Pemberani, Akankah Dilirik Jokowi?