Anies: Kami otentik apa adanya
Anies: Kami otentik apa adanya. "Kami berbaju sehari harinya di sini, tidak gunakan seragam selama kampanye kami, kami bukan kosmetik," kata Anies.
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan meyakini kepala daerah terdahulu memiliki masalah kepemimpinan. Kondisi itulah yang membuat Pancasila sebagai ideologi bangsa belum mencapai puncaknya.
"Ketika lihat Pancasila, Pancasila itu capai puncaknya bila minoritas jadi kepemimpinan bukan itu, Pancasila capai puncaknya jika keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia terlaksana, ini yang menjadi perhatian kita," kata Anies dalam debat bertajuk "Rosi & Kandidat Pemimpin Jakarta" yang ditayangkan KompasTV dari Ballroom Djakarta Theatre XXI, Kamis (15/12).
Tak hanya itu, Anies juga menyebut selama musim kampanye, dia tampil apa adanya bersama Sandi saat berada di tengah warga. Tidak membungkusnya dengan seragam tertentu.
"Kami berbaju sehari harinya di sini, tidak gunakan seragam selama kampanye kami, kami bukan kosmetik. Kami otentik, istri kami yang berjilbab merah, mereka sehari-hari seperti ini bajunya," ujar Anies.
Baca juga:
Tanggapi hasil survei, Ahok ibaratkan kayak orang pacaran
Jika terpilih pimpin Jakarta, Sandiaga Uno janji wakafkan gaji
Ini kata KPU DKI soal talkshow kandidat cagub DKI di Kompas TV
Disentil Anies Baswedan, Ahok-Djarot banggakan KJP dan IPM Jakarta
Ucapan menohok Ahok jawab mahalnya harga sembako di Jakarta