Disentil Anies Baswedan, Ahok-Djarot banggakan KJP dan IPM Jakarta
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan menyentil kepemimpinan Ahok-Djarot selama dua tahun terakhir. Salah satunya, soal visi misi Ahok-Djarot yang ingin membangun manusia Jakarta, tak hanya kotanya saja.
Menanggapi hal itu, Calon Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat mengatakan, kalau lihat data statistik, kemiskinan di Jakarta paling rendah di Indonesia. Menurut dia, memang masih ada 3,75 persen warga miskin di Jakarta, itu yang ingin dia hilangkan jika terpilih lagi jadi penguasa di Jakarta.
Ikuti berita Anies Baswedan di Liputan6.com
"Kami hadir untuk melayani mereka yang masih miskin. Bayangkan, 531 ribu anak-anak dapat Kartu Jakarta Pintar, dan sekarang mereka yang dapatkan KJP apabila masuk perguruan tinggi negeri, akan kita beri beasiswa 1 tahun Rp 18 juta," kata Djarot di acara debat kandidat Cagub dan Cawagub DKI yang digelar Kompas TV di Djakarta Theater, Kamis (15/12).
Selain KJP, Djarot juga membanggakan pelayanan kesehatan di Jakarta. Menurut dia, semua warga Jakarta yang ikut BPJS, pelayanan di RS akan gratis.
"Mereka juga kita berikan pelayanan kesehatan. Kalau mereka masuk RS kelas tiga, gratis. Kita bayar iuran BPJS untuk Jakarta lebih 2,8 juta warga Jakarta. Karena itu, memang masih ada kemiskinan. Karena itu kita tingkatkan kualitas tadi," terang dia.
Djarot juga menjamin meningkatkan kesejahteraan guru jika kembali terpilih. Dia yakin, banyak fasilitas yang diberikan oleh pemerintah untuk kesejahteraan warga.
Sementara Ahok membanggakan indeks pembangunan manusia di Jakarta. Ahok menolak jika dibilang selama ini hanya fokus membangun kota, bukan manusia Jakarta.
"Kami bukan baru mau mendukung manusianya. Masuk DKI itu indeks pembangunan manusia 77,5, tahun lalu 78,99. Artinya selama kami bekerja 2 sampai 3 tahun terakhir meningkatkan indeks pembangunan manusia, kami telah melakukan pembangunan manusia yang baik," tuntas dia.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya