Andalkan kecerdasan, Syahrul tolak mahar Rp 1 M untuk caketum Golkar
"Saya mau bertanding dengan kecerdasan. Saya tidak pernah bergeser dari ideologi partai untuk berbuat bagi bangsa."
Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar Syahrul Yasin Limpo menegaskan enggan membayar mahar senilai Rp 1 miliar. Hal itu dia sampaikan saat menyerahkan berkas syarat menjadi calon ketum Golkar.
"Saya mau bertanding dengan kecerdasan. Saya tidak pernah bergeser dari ideologi partai untuk berbuat bagi bangsa. Saya tidak akan menyumbang satu sen pun. Sumbangan saya adalah idealisme saya," kata Syahrul di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (4/5).
Syahrul menegaskan, kader Golkar harus berdiri di bawah naungan kepentingan negara. Menurutnya kepentingan rakyat harus dikawal oleh partai.
"Karakter saya tidak diukur dengan berapa sen pun uang yang ada. Jangan segan-segan coret nama saya, terima idealisme saya," tuturnya.
Sedangkan Ketua Komite Pemilihan Munaslub Golkar Rambe Kamarul Zaman hanya geleng-geleng kepala mendengarkan sikap Syahrul tersebut. Dia beranggapan akan menjadi pertimbangan berat terkait sikap menolak mahar Rp 1 miliar tersebut.
"Ini tugas berat bagi saya. Saya tidak akan tanggapi yang tadi. Mudah-mudahan saya bisa tidur malam ini," saut Rambe sambil bercanda.
Baca juga:
Syahrul Limpo ogah bayar Rp 1 M buat daftar caketum di Munaslub
Syahrul Yasin Limpo pasrah soal kasus reklamasi pantai Makassar
Gubernur Sulsel santai dilaporkan ke KPK terkait reklamasi CPI
Koalisi masyarakat adukan Gubernur Sulsel soal reklamasi di Makassar
Jika jadi ketum Golkar, Syahrul Yasin Limpo mundur jadi gubernur