LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Amini pernyataan Jokowi, Politisi PPP usul format ulang pembuatan UU

"Sistemnya jangan seperti sekarang. Bentuk legislasi jangan tebal-tebal," kata Dimyati.

2016-03-31 13:37:06
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo alias Jokowi tidak habis pikir dengan tingkah para anggota DPR kerap ngotot bikin banyak undang-undang. Kondisi ini membuat DPR seolah hanya mengejar kuantitas dibanding kualitas undang-undangnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota fraksi PPP Achmad Dimyati Natakusumah mengamini apa yang disampaikan Presiden Jokowi. Kata Dimyati, diperlukan format ulang dalam pembuatan Undang-Undang di DPR.

"Yang sebetulnya kalau mau dilakukan format, sistemnya jangan seperti sekarang. Bentuk legislasi jangan ditebal-tebal, sesuai kebutuhan aja," ujar dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (30/3).

Advertisement

Anggota Komisi I DPR ini mengaku bila selama ini draft Undang-Undang terkesan tebal sehingga menyebabkan besarnya anggaran. Oleh karena itu, dia menyarankan Badan Legislasi (Baleg) DPR perlu merevisi aturan penyusunan Undang-Undang.

"Produk UU kita terlalu banyak ke kiri dan ke kanan, banyak rujukan. Sudah, UU konkret aja, misal UU tentang pers ya konkret aja soal pers. Jangan bicara lagi ulang lagi diatur di UU tempat lain," jelasnya.

Lebih lanjut, Politisi PPP itu mengkritik koleganya agar tak mementingkan banyaknya pasal dalam Undang-Undang. Tetapi lebih fokus pada tujuan yang dimaksud dalam pembuatan UU.

Advertisement

"Kita kalau bikin legislasi itu tebal-tebal sehingga costnya tinggi. Seolah-olah itu buat biaya tetap jadi lebih mahal. Kadang-kadang pasal demi pasal sama jadi tentatif, enggak usahlah diulang-ulang," ucap Dimyati.

"Saya selalu katakan ngapain bikin pasal banyak? Seolah-olah pasal banyak itu prestasi. Jangan dipikir itu prestasi. Pasalnya jangan banyak. Selesaikan, ketok," tandasnya.

Baca juga:
Jokowi tahu alasan DPR doyan bikin banyak undang-undang
Disentil Jokowi soal UU, Akom bilang 'DPR tidak buat asal-asalan'
Jokowi sindir DPR banyak bikin UU, Ketua MPR sebut atas permintaan
Sidang Paripurna III DPR, PDIP sering bolos, NasDem paling rajin
DPR bangun perpustakaan mewah, di desa tak punya fasilitas membaca
Soal perpustakaan mewah di DPR, Ketum PAN bilang negara lagi defisit

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.