LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ali Mochtar Ngabalin ingatkan penumpang gelap dalam gerakan reformasi

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabilin mendukung terhadap gerakan reformasi yang dinilai demi membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Hal itu ia katakan saat datang dalam acara reuni aktivis 98 di Hotel Grand Sahid Jaya.

2018-05-29 22:22:07
Ali Mochtar Ngabalin
Advertisement

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabilin mendukung terhadap gerakan reformasi yang dinilai demi membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Hal itu ia katakan saat datang dalam acara reuni aktivis 98 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (29/5).

Selain itu, dirinya pun mengibaratkan bahwa gerakan reformasi itu seperti sebuah kapal yang mana semua penumpang itu harus memiliki atau mempunyai suatu tiket.

"Dan tak boleh ada penumpang gelap. Karena itulah maka negeri ini harus kita jaga dengan baik, harus kita pelihara dengan baik. Tidak boleh ada paham radikalisme, terorisme yang ingin merusak negeri ini dengan caci maki, fitnah dan adu domba," kata Ali di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (29/5).

Advertisement

Dirinya pun menyebut, kalau negara yang berlambangkan burung garuda ini telah dibangun dengan suatu semangat spiritual yang sangat tinggi.

"Khatolik, Protestan, Islam, Hindu, Budha. Diramu dengan semangat Pancasila dan UUD 1945," sebutnya.

Dirinya pun secara tegas menolak adanya paham radikalisme dan terorisme di Indonesia ini. Terlebih, ideologi terorisme dengan mencatut ajaran Islam.

Advertisement

"Menggunakan agama sebagai sosok yang bersih, kemudian mengkafirkan orang lain dan membuat orang lain menjadi rata," tutur dia.

"Saya menolak orang yang merasa paling bersih, paling suci, kemudian mengkafir-kafirkan orang lain," tegasnya.

Ali pun mengungkapkan, Indonesia merupakan rumah bagi semua rakyat atau golongan apapun.

"Negeri ini, adalah negeri bagi semua. Saya berterima kasih kepada semua (aktivis). Kita harus melawan semua bentuk kekerasan dan intimidasi," pungkasnya.

Baca juga:
Aktivis 98 ungkap adanya upaya rusak kesatuan NKRI
20 Tahun berlalu, cita-cita reformasi belum terwujud
Di 20 tahun reformasi, pemerintah diminta realisasikan pengambilan divestasi Freeport
Ini pergolakan yang terjadi di Istara Negara sebelum Soeharto lengser
20 Tahun reformasi, Komnas Perempuan buat kajian kebijakan penyikapan konflik
Amien Rais cerita saat dia tumbangkan Soeharto 20 tahun lalu

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.