Airlangga ingin Sulsel kembali jadi lumbung suara Golkar
Airlangga ingin Sulsel kembali jadi lumbung suara Golkar. Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menginginkan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan (Sulsel) dikembalikan seperti tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, Pilkada bukan saja tentang pemenangan saja.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menginginkan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan (Sulsel) dikembalikan seperti tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, Pilkada bukan saja tentang pemenangan saja.
"Saya menginginkan Golkar bangkit dan mengembalikan kejayaan di Sulsel sebagai lumbung suara Golkar," ucap Airlangga, Senin (8/1).
Dalam paparannya saat memberikan motivasi kepada pengurus DPD I dan DPD II konsolidasi pemenangan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Nurdin Halid Aziz Qahhar Mudzakkar yang maju di Pilgub Sulsel, Airlangga menginginkan Golkar di Sulsel mutlak menang.
Selain itu, perolehan kursi pada Pemilihan Legislatif 2019 diharapkan bertambah dari sebelumnya atau memperoleh 10 kursi di Senayan dengan dibagi di setiap daerah.
"Perolehan kursi 10 dan Pak Nurdin katanya memberi bonus dua kursi. Tentu ini sebagai bentuk keseriusan membesarkan serta mengembalikan kejayaan Golkar di masa depan. Perintah pertama partai adalah memenangkan pasangan NH-Aziz dan Jokowi menang," tuturnya.
Ketua Harian Golkar sekaligus Pelaksana Tugas Ketua DPD I Golkar Sulsel Nurdin Halid pada konsolidasi itu menyakinkan kepada pengurus bahwa Golkar bisa mengembalikan kejayaannya, asalkan solid.
"Kita punya infrastruktur yang sangat kuat. Golkar punya anggota legislatif 376 orang di DPRD provinsi dan daerah. Ada potensi 1,1 juta pemilih dari 376 kader tersebut," katanya.
Selain itu, kata bakal calon gubernur Sulsel itu, Golkar memiliki pimpinan DPRD tersebar di 21 kabupaten dan kota, sehingga modal untuk mengembalikan kejayaan Golkar terbuka lebar.
"Saya menargetkan kepada Sulsel untuk menang dan survei Golkar pada awal hanya 20 persen nantinya akan naik bila kita bekerja maksimal. Target untuk DPR RI dari lima kursi, tentu bisa ditingkatkan menjadi 12 kursi," katanya.
Ketua Panitia Konsolidasi Pemenangan NH-Aziz, M Yagkin Padjalangi, menyebutkan konsolidasi itu untuk menambah pundi-pundi strategi dalam upaya memasifkan pemenangan pasangan calon usungan partai.
"Semoga dengan adanya konsolidasi ini mampu memberikan spirit untuk memenangkan usungan Golkar pada pilkada," ungkapnya.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel itu, menegaskan kemenangan pasangan NH-Aziz pada pilgub mendatang merupakan harga mati yang wajib diperjuangkan oleh seluruh pengurus dan simpatisan partai berlambang beringin. Sebab, katanya, hal itu menjadi prestise untuk menunjukkan eksistensi kekuatan partai yang bertahan hingga era reformasi ini.
"Partai Golkar sudah sejak dulu lumbung basis suaranya berada di Sulsel, selain provinsi lain yang juga memberi kontribusi, seperti Jawa Barat. Nah, kehadiran kita di sini untuk tetap menjaga marwah dan martabat Golkar Sulsel," kata legislator DPRD Sulsel itu.
Baca juga:
Pernah dipenjara di kasus korupsi, Nurdin Halid sebut dirinya bukan koruptor
Nurdin Halid-Azis minta KPU, Pemprov dan Pemda jaga netralitas Pilgub Sulsel
Didukung 4 partai, pasangan Nurdin-Andi Sudirman daftar Pilgub Sulsel
Jika jadi Gubernur Sulsel, Nurdin Halid bakal habis-habisan bantu PSM juara
Deklarasi Pilgub, Nurdin Halid klaim akan buat Sulsel lebih baik