LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Airlangga Dianggap Gagal, 25 DPD Golkar Ingin Munas Dipercepat

Partai Golkar dikabarkan akan segera melakukan Munas untuk mengganti posisi Airlangga Hartarto sebagai ketua umum partai. Mayoritas DPD I Golkar atau pengurus provinsi partai disebut sudah setuju adanya munas

2019-05-27 09:06:18
Partai Golkar
Advertisement

Partai Golkar dikabarkan akan segera melakukan Munas untuk mengganti posisi Airlangga Hartarto sebagai ketua umum partai. Mayoritas DPD I Golkar atau pengurus provinsi partai disebut sudah setuju adanya munas.

Politikus Golkar Aziz Sumual membenarkan kabar itu. Dia menjadi salah satu inisiator proses munas tersebut.

"Bukan upaya, tapi sudah siap Munas. Mungkin selesai Lebaran sudah mulai," kata Aziz saat dihubungi merdeka.com, Senin (27/5).

Advertisement

Aziz bahkan menegaskan, sejumlah DPD I dan II Golkar telah melakukan konsolidasi. Prediksinya, persiapan munas akan segera digelar usai Lebaran atau pertengahan Juni nanti.

Sayang, Aziz belum mau membuka, pengurus mana saja yang sudah setuju menggelar munas. Aziz mengatakan, setidaknya sudah ada 25 pengurus Golkar tingkat provinsi yang sudah setuju gelaran munas.

"25 DPD I dan Ratusan DPD II se-Indonesia yang sudah siap untuk melaksanakan munas paling lambat akhir Juli," terang mantan Ketua DPD Golkar Papua itu.

Advertisement

Aziz Sumual (tengah)©2019 Merdeka.com/dokumen pribadi

Dia menyinggung soal gagalnya Airlangga memimpin Golkar. Sebab, target awal, Golkar ingin ada 110 kursi di DPR. Tapi kenyataannya, Golkar hanya memperoleh sekitar 85 kursi di parlemen pusat.

"Agenda Munas menyelamatkan Partai Golkar," terang Aziz.

Pada Munaslub Golkar 2017 lalu, Airlangga ditetapkan sebagai ketua umum usai Novanto ditangkap KPK karena terbelit kasus korupsi. Dalam Munaslub itu pula, jabatan Airlangga sebagai ketua umum ditetapkan sampai 2019.

Jabatan Airlangga bisa saja diperpanjang sesuai kebutuhan. Namun hal itu harus melalui Rapimnas Golkar.

"Logikanya harus bertambah, jumlah kursi nasional bukan nambah, malah turun. Ketua umum tak mampu ini artinya. Gagal total," kata Aziz.

Baca juga:
Golkar Jatim Nilai Airlangga Sukses Selamatkan Partai
Politikus Golkar Ingatkan BPN Prabowo: Apapun Hasil Sengketa di MK Harus Diterima
Relawan Golkar Jokowi Bagikan Takjil untuk Anggota Polri di KPU
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bowo Sidik Pangarso
Silaturahmi ke Rumah Ma'ruf Amin, Ketum Golkar Sampaikan Ucapan Selamat
Airlangga Imbau Kader Partai Golkar Tak Ikut Demo 22 Mei
Golkar Akan Gugat Hasil Pileg di 9 Daerah ke MK

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.