Ada persoalan serius pada Pemilu 2019
Salah satu potensi kedaruratan adalah maraknya penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian. Ada juga yang dilupakan publik, yakni pemilihan legislatif.
Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mengingatkan ada persoalan serius pada Pemilu 2019 yang harus segera diatasi dan diselesaikan secara komprehensif.
"Kalau tidak dapat diatasi secara sungguh-sungguh maka dapat menimbulkan kedaruratan dan bahkan dapat berpotensi terjadi situasi paling buruk yakni chaos," kata Ketua Yayasan Formappi, Agustina Supriyanti Kardono, pada diskusi 'Darurat Pemilu 2019' dan peluncuran buku 'Panduan Lengkap Pemilu 2019' di Jakarta, dilansir Antara, Kamis (27/9).
Agustina Supriyanto Kardono yang akrab disapa Yayuk menuturkan, salah satu potensi kedaruratan adalah maraknya penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian.
Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Philip J Vermonte mengatakan, ada hal penting yang dilupakan publik di Pemilu 2019.
"Selama ini perhatian publik lebih terfokus pada pemilu eksekutif, baik pemilu kepala daerah maupun pemilu presiden. Padahal, pemilu legislatif juga sangat penting untuk dicermati," katanya.
Penyelenggaraan pemilu memberikan dua efek kepada pemilih yakni efek psikologis serta efek mekanik. Efek psikologis terhadap pemilih mempengaruhi perilaku pemilih. Perilaku ini akan berbeda, pada pemilu tidak serentak dengan pemilu serentak saat ini. Sedangkan aspek mekanik dapat memunculkan perilaku pemilih pada pemilu.
Baca juga:
KPU batasi harga cinderamata kampanye hanya Rp 60.000/item
Survei Indikator: Elektabilitas Golkar beranjak naik
Paloh nilai dukungan Yenny Wahid perkuat keyakinan masyarakat Jokowi pilihan terbaik
Timses bakal umbar kinerja Jokowi tangkal kampanye senyap Prabowo di Jabar
Maju Pileg & jalani proses hukum, sejumlah kepala daerah di Jabar diberhentikan
Survei Indikator: PDIP parpol dengan elektabilitas tertinggi