LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

85 Persen Wilayah RI Didatangi, Jokowi Sebut 'Makanya Saya Enggak Bisa Gemuk'

Capres petahana Joko Widodo membanggakan proyek infrastruktur saat menghadiri deklarasi alumni Pangudi Luhur (FP) di Energy Building SCBD, Jakarta, Rabu (6/2) malam. Dia juga mengaku telah mengunjungi seluruh provinsi yang ada di Tanah Air.

2019-02-06 23:32:55
Pilpres 2019
Advertisement

Capres petahana Joko Widodo membanggakan proyek infrastruktur saat menghadiri deklarasi alumni Pangudi Luhur (FP) di Energy Building SCBD, Jakarta, Rabu (6/2) malam. Dia juga mengaku telah mengunjungi seluruh provinsi yang ada di Tanah Air.

"Semua provinsi sudah saya datangi, 514 lebih dari 85 persen saya datangi. Karena memang semuanya adalah pulau kita, rakyat kita," kata Jokowi saat memberikan sambutan.

Mantan Wali Kota Solo ini menyebut, dia telah bekerja optimal selama empat tahun belakangan ini. Kunjungan kerja ke pelbagai daerah semata-mata untuk melihat ketimpangan-ketimpangan yang terjadi.

Advertisement

"Kalau mau enak saya duduk manis saja di Istana ber-AC. Makan enak tinggal pesan, kenapa harus ke Halmahera, Natuna, perbatasan Papua Nugini, Skow. Tapi itu wilayah NKRI yang juga harus kita lihat, perhatikan. Makanya jadinya ya saya enggak bisa gemuk, kurus," ujarnya.

Jokowi juga menceritakan proses pembangunan Indonesia Sentris yang berorientasi pada pemerataan kesejahteraan dan kemajuan seluruh wilayah Indonesia. Penerapan Indonesia Sentris memerlukan kekuatan dan kesiapan matang dalam menerima risiko-risiko yang akan terjadi.

Salah satu risiko yang disebut Jokowi penggunaan anggaran dalam jumlah yang sangat besar.

Advertisement

"Membangun negara bukan urusan ekonomi dan politik, tapi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga saya ambil risiko-risiko itu 2014 anggaran infrastrtuktur Rp 157 T, 2019 Rp 400 T, tiga kali lipat, tapi konsen kita di luar Jawa, di Papua," jelasnya.

Dengan anggaran tersebut, pembangunan infrastruktur di Papua kemudian dimulai. Ada beberapa proyek yang dikerjakan, di antaranya pembangunan jalan di Nduga dan jalan utama Merauke-Boven Digul.

Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, Jokowi juga mengambil kebijakan 'BBM Satu Harga'. Kebijakan ini adalah menyeragamkan harga jual resmi BBM sebesar Rp 6.450 per liter premium dan Rp 5.150 per liter solar di beberapa daerah pelosok Indonesia.

"Di Papua kalau keadaan normal harga bensin Rp 60 ribu per liter, kalau cuaca tidak baik bisa Rp 100 ribu per liter. Ini fakta. Saya lalu perintahkan Menteri BUMN, Pertamina beri waktu setahun agar harga di Jawa juga terjadi di Wamena dan sekitarnya," kata Jokowi.

Baca juga:
Alumni Pangudi Luhur Ungkap Alasan Pilih Jokowi Ketimbang Sandiaga
Jokowi Kaget Didukung Alumni Pangudi Luhur, Sekolah Sandiaga Uno
Mantan Menkum HAM: Kasus Novel Baswedan Akan Turunkan Elektabilitas Jokowi
Unggah Foto Kampanye Jokowi, Komisioner KPU Solo Dilaporkan ke Bawaslu
Sederet Sosialita Cantik Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf
Akbar Tanjung Yakin Dukungannya Pada Jokowi Bisa Pengaruhi Kader HMI
JK Tegaskan Jokowi Tak Pakai Konsultan Politik Asing

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.