29 Kepala daerah di Jabar jadi anggota timses Jokowi, dipimpin Dedi Mulyadi
Keberadaan para kepala daerah tidak akan mengganggu kinerja meski menjadi anggota timses. PDIP menjamin kepala daerah bakal bergerak sesuai dengan aturan yang ada.
Politisi Golkar Dedi Mulyadi mengepalai tim kampanye daerah Jawa Barat pasangan Jokowi-Ma'ruf. Dedi bakal memimpin 22 kepala daerah, ditambah tujuh wakil kepala daerah.
Para kepala daerah ini ditugaskan sebagai pengarah teritorial. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan wakilnya, Uu Ruzhanul Ulum. Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari juga dimasukkan ke dalam struktur sebagai Direktur Penugasan Khusus.
"Setelah kami inventarisasi ada 22 kepala daerah. Kalau ditambah dengan wakil kepala daerahnya menjadi 29," kata Sekretaris DPD PDIP Jabar, Abdy Yuhana, ketika dikonfirmasi, Jumat (21/9).
Abdy menjelaskan, tugas pengarah teritorial itu menjadi penanggungjawab di daerahnya. Ridwan dan Uu pun memiliki tugas sama dengan lingkup provinsi.
"Misalnya di Kabupaten Cirebon kepala daerahnya dari PDIP, maka dia bertanggungjawab untuk melakukan konsolidasi pemenangan di Kabupaten Cirebon," tutur Abdy.
Menurutnya keberadaan para kepala daerah tidak akan mengganggu kinerja meski menjadi anggota timses. Abdy menjamin kepala daerah bakal bergerak sesuai dengan aturan yang ada.
"Tugas kepala daerah tak boleh terganggu oleh tugas untuk menjadi tim kampanye," pungkasnya.
Selain itu, Ketua DPW Nasdem Jabar Saan Mustopa dan Ketua DPD PDIP Jabar TB Hasanuddin, akan menjadi wakil ketua timses daerah Jabar. Abdy sendiri bakal menjadi sekretaris tim kampanye.
"Lalu posisi wakil ketua itu ketua-parpol dalam KIK di Jawa Barat ada Saan Mustopa, Tubagus Hasanuddin, ketua-ketua ada kang Saepul Huda dari PKB," jelas Abdy.
Baca juga:
Polisi imbau massa dua pendukung sportif & tak saling ejek saat di KPU
Gabung timses Prabowo, Kwik Kian Gie muncul di posko tim pemenangan Jokowi
Golkar soal Neno masuk timses: Terbuka kedok 2019gantipresiden untuk Prabowo
Ma'ruf minta pendukung Prabowo & Jokowi tak saling provokasi saat ambil nomor
Yenny Wahid: Tidak pernah ada rencana masuk tim kampanye Prabowo-Sandi
Kubu Jokowi-Ma'ruf pastikan tak ada pengerahan massa saat pengambilan nomor urut
Didukung Maman Imanulhaq, relawan Jokowi akan jaring suara milenial