Ma'ruf minta pendukung Prabowo & Jokowi tak saling provokasi saat ambil nomor
Merdeka.com - Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan bakal mengambil nomor urut di Komisi Pemilihan Umum malam nanti. Para pendukung kedua kubu bakal meramaikan kantor KPU untuk mengantar jagoan sampai pidato pengambilan nomor urut.
Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menganjurkan kepada para pendukung Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga untuk tidak buat gaduh dan berselisih, meski sama-sama bertekad menang. "Jangan sampai kita mengorbankan keutuhan bangsa," kata Ma'ruf di Jakarta, Jumat (21/9).
Ma'ruf menuturkan para pendukung harus santun dan menahan diri untuk tidak saling memprovokasi.
"Penyampaian kita harus santun, jangan memprovokasi dan masyarakat jangan diprovokasi, bisa juga bukan kita, tapi ada juga kelompok lain yang ingin mengadu, menggaduhkan. Nah kita jangan terprovokasi dan masyarakat jangan diprovokasi," tegasnya.
Ma'ruf menambahkan, dirinya dan Jokowi akan mengambil nomor urut ke KPU. Keduanya bakal berangkat bersama dari Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi. Ma'ruf dan Jokowi akan salat maghrib berjamaah lebih dahulu.
"Nanti kita bergerak ke KPU bada magrib bisa berjamaah di situ baru bergerak dari situ bareng-bareng sama pak Jokowi," ucapnya.
Berdasarkan jadwal KPU, pengambilan nomor urut akan dilaksanakan pada pukul 20.00. Kubu Jokowi-Ma'ruf akan bakal berkumpul di Rumah Aspirasi lebih dahulu, baru berangkat menuju KPU pukul 19.00.
Adapun Jadwal Ma'ruf berkeliling Jakarta bertemu sejumlah ulama. Pagi ini, Ma'ruf bertemu dengan Ketua Dewan Pertimbangan MUI DKI Jakarta Munzir Tamam. Setelahnya, berziarah ke makam Kiai Hasbiallah dan menjenguk sahabatnya Kiai Maulana Kamal Yusuf.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya