LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Yogyakarta Belum Gelar Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen

Pemerintah Kota Yogyakarta tidak akan langsung menerapkan pembelajaran tatap muka dengan kapasitas penuh 100 persen.

2022-01-02 20:35:00
Belajar Tatap Muka
Advertisement

Pemerintah Kota Yogyakarta tidak akan langsung menerapkan pembelajaran tatap muka dengan kapasitas penuh 100 persen memasuki semester dua tahun ajaran 2021/2022 yang akan dimulai 3 Januari 2022.

"Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) tidak akan langsung dilakukan secara full, tetapi bertahap dulu. Maksimal sekitar 70 persen," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Minggu (2/1). Dilansir Antara.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian Pemerintah Kota Yogyakarta. Sebab potensi penularan Covid-19 masih ada. Sehingga diperlukan semacam simulasi untuk mengetahui berbagai kendala penerapan protokol kesehatan yang dimungkinkan terjadi apabila menjalankan PTM dengan kapasitas penuh.

Advertisement

Baca juga:
Jakarta Kembali Gelar PTM Besok, Kapasitas 100 Persen dan Lama Belajar 6 Jam/Hari
Pemkot Solo Siapkan Mekanisme Pembelajaran Tatap Muka Penuh
Kemendikbudristek: Kurikulum Darurat Terbukti Kurangi Dampak Learning Loss

Dengan dilakukan secara bertahap, Heroe juga berharap guru bisa beradaptasi dengan kondisi baru saat ada lebih banyak siswa yang masuk sekolah.

Pada semester pertama 2021/2022, sekolah di Kota Yogyakarta menerapkan PTM dengan kapasitas maksimal 50 persen siswa dan jam pelajaran terbatas sekitar dua jam di sekolah.

Advertisement

"Memasuki semester dua ini, jam pelajaran sudah ditambah. Diizinkan hingga enam jam pelajaran. Tentunya, ada beberapa penyesuaian aturan yang harus dilakukan," katanya.

Dia meminta sekolah untuk memastikan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung penerapan protokol kesehatan, seperti jumlah hand sanitizer dan kesiapan satgas di sekolah.

"Dengan menerapkan kapasitas 70 persen, maka dimungkinkan ada satu meja yang sudah diisi dua siswa. Tentu harus ada pengetatan protokol kesehatan," katanya.

Penerapan PTM dengan kapasitas maksimal 70 persen tersebut, lanjut Heroe, akan terus dievaluasi dan baru akan ditambah hingga 100 persen apabila sekolah dinyatakan siap.

"Mungkin baru akan dimaksimalkan hingga 100 persen setelah beberapa pekan atau bahkan bulan. Kami akan lihat bagaimana perkembangannya," katanya.

Baca juga:
SKB 4 Menteri: Seluruh Satuan Pendidikan Wajib PTM Mulai 2022
Temukan Siswa SD Tak Pakai Masker saat PTM, Bupati Batu Bara Ancam Akan Lakukan Ini
Kota Cirebon Tiadakan Libur Sekolah di Akhir Tahun, Begini Penjelasan Sekda

Sekolah tetap diwajibkan menyelenggarakan pembelajaran secara hybrid, karena masih ada 30 persen siswa yang harus belajar secara daring dari rumah. Penerapan PTM dengan kapasitas terbatas 70 persen tersebut, katanya, diutamakan dilakukan di sekolah yang sisanya sudah mendapat vaksinasi.

"Bisa di kelas 6 SD dan SMP yang siswanya sudah divaksinasi," katanya.

Sementara bagi siswa jenjang TK maupun SD diimbau tetap mengutamakan pembelajaran daring, kecuali sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

"Kami akan percepat proses vaksinasi untuk anak 6-11 tahun, memasuki semester baru ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Budi Ashrori mengatakan sekolah di Yogyakarta memenuhi syarat untuk menjalankan PTM dengan kapasitas penuh, 100 persen saat semester dua.

"Syaratnya adalah guru yang sudah divaksinasi minimal 80 persen. Di Yogyakarta sudah lebih dari 95 persen, sedangkan siswa juga sudah mencapai lebih dari 90 persen, tetapi vaksinasi untuk siswa tidak menjadi syarat PTM," katanya.

PTM secara bertahap dan dievaluasi berkala, dimungkinkan dalam dua pekan pertama untuk mengetahui kesiapan semua sekolah.

Baca juga:
Menko PMK: Vaksinasi Anak Membuat Orang Tua Percaya Diri Pembelajaran Tatap Muka Aman
Tak Ada Klaster Sekolah di Palembang, Disdik Nilai Dampak PTM Terbatas Sesuai SOP
Satgas Covid-19: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Tidak Menjadi Prasyarat PTM

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.