Yenny Wahid: Jangan sampai politik mengkotak-kotakan kita
Yenny menilai, seharusnya persoalan politik jangan sampai mengganggu kewajiban dalam menjalankan perintah agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Direktur Eksekutif The Wahid Institute, Yenny Wahid menyayangkan insiden adanya warga yang menolak salatkan jenazah karena memilih Ahok dalam Pilgub DKI.
Yenny menilai, seharusnya persoalan politik jangan sampai mengganggu kewajiban dalam menjalankan perintah agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Kalau buat saya, intinya bahwa persoalan politik jangan meniadakan kewajiban kita sebagai sesama warga bangsa," kata Yenny, di Hotel Crowne Plaza, Senin (27/3).
Putri Gus Dur ini menjelaskan, meski pilihan dalam politik berbeda, namun kehidupan sosial harus tetap terjaga.
"Ada kewajiban sosial yang harus kita jaga, ada hubungan baik yang harus tetap kita jaga, jangan sampai karena politik mengkotak-kotakan kita semua," tandas Yenny.
Baca juga:
Yenny Wahid: Raja Salman puji toleransi beragama di Indonesia
Yenny Wahid minta orang kota belajar hidup rukun dan guyup dari desa
Yenny Wahid akui ada rekam jejak Wiranto yang belum terjelaskan
Yenny Wahid sebut salah satu pelaku intoleransi adalah aktor negara
Yenny Wahid sebut Ahok politikus bersih lagi banyak omong