Yayasan AMDI Sayangkan Anak-Anak Dilibatkan Demo
Menurut Clara, anak-anak yang terlibat demo, apalagi hingga berujung rusuh akan memberi efek buruk. Terlebih, dia menambahkan, anak-anak masih belum memiliki hak politik.
Demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI turut melibatkan anak-anak pada Rabu (25/9). Padahal keterlibatan anak-anak dalam kegiatan demonstrasi jelas tidak baik bagi perkembangan mereka.
"Demo yang melibatkan anak-anak sudah pasti akan berdampak terhadap pada perkembangan anak. Karena itu sangat disayangkan jika ada demo yang mengorganisir anak-anak untuk ikut unjuk rasa seperti kemarin," kata Ketua Yayasan AMDI Clara Tampubolon, Kamis (26/9).
Menurutnya, anak-anak yang terlibat demo, apalagi hingga berujung rusuh akan memberi efek buruk. Terlebih, dia menambahkan, anak-anak masih belum memiliki hak politik.
"Demo adalah ekspresi menyampaikan pendapat yang dilakukan oleh orang dewasa sebagai hak politiknya. Sementara anak-anak karena faktor usia maka belum memiliki hak politiknya," ujarnya.
Karena itu, Yayasan Amdi mengutuk kegiatan demonstrasi yang melibatkan anak-anak.
"Kami menyayangkan demo yang melibatkan anak-anak," tandasnya.
Sebelumnya, polisi menemukan sejumlah senjata tajam celurit yang dibawa oleh para pelajar yang melakukan aksi demonstrasi di Gedung DPR/MPR RI Senayan Jakarta, Rabu.
"Para pelajar ini diduga akan melakukan aksi demo dan setelah kita lakukan penghadangan dan penggeledahan di Jalan S Parman Slipi, Jakarta Barat, ditemukan beberapa pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit," kata Kasat Bina Masyarakat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ganet Sukoco seperti dikutip Antara, Rabu (25/9).
Ganet menyebut para pelajar yang diamankan aparat umumnya terdiri dari pelajar SMP dan SMK yang berasal dari luar Jakarta. Dia menegaskan, bagi para pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam akan diproses lebih lanjut.
Sementara bagi pelajar lainnya akan diarahkan agar pihak sekolah menjemput mereka dan memberikan arahan.
"Bagi pelajar yang membawa senjata tajam akan kita proses. Sedangkan yang lainnya kita lakukan pemanggilan pihak Suku Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah masing-masing," tegasnya.
Baca juga:
Rombongan Pelajar Serang Polisi di Medan, 5 Orang Diamankan
PMI Minta Masyarakat Tak Sebarkan Hoaks Ambulans Bawa Batu dan Bensin
Saat Dibubarkan, Puluhan Siswa SMA di Palembang Serang Polisi
Mabes Polri Sesalkan Akun TMC Polda Metro Unggah Video Tuduh Mobil Ambulans Bawa Batu
Jusuf Kalla Kecewa Ambulans PMI Dituduh Bawa Batu
PMI Minta Polisi Cari Pelaku Taruh Batu dan Bensin di Ambulans
Polisi Amankan Pelajar Yang Dekati Gedung DPR