PMI Minta Masyarakat Tak Sebarkan Hoaks Ambulans Bawa Batu dan Bensin
Merdeka.com - Pengurus PMI Pusat Bidang Relawan Muhammad Muas meminta masyarakat tak menyebar berita bohong atau hoaks terkait mobil milik Palang Merah Indonesia (PMI) yang diamankan polisi karena bawa batu dan bensin untuk massa aksi. Hal ini ia sampaikan saat jumpa pers di kantor PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
"Saya begini saja, kalau kamu mau kembangkan. Bahwa polisi diminta PMI Pusat, untuk menarik semua beritanya dan diluruskan kembali. Itu saja," tegasnya di lokasi, Kamis (26/9).
Seperti diketahui, akun Twitter @TMCPoldaMetro dan @Dennysiregar7 telah mengunggah dan menyebutkan kalau ambulans membawa batu dan bensin sebagai penyuplai kepada massa aksi. Namun, akun @TMCPoldaMetro telah menghapus unggahan tersebut.
Terkait dengan akun itu, Muas minta polisi dan Denny jangan Sebar hoaks. Ia meminta, agar segala sesuatunya diteliti terlebih dahulu.
"(Polisi diminta jangan nyebar hoaks?) Iya begitu. Iya dong. Itu permintaan kami. (Denny) Iya dong. Termasuk dari pak Denny itu. Saya juga baca itu. Tetapi saya tidak mau ribut di situ," katanya.
"Tapi si Argo (Kabid Humas Polda Metro Jaya) ngomong begini, sudah lah you tidak perlu ngomong soal itu lagi. Kami sudah tutup. Begitu katanya. Itu sudah tidak bicara lagi, sudah selesai. Begitu," sambungnya.
Lebih lanjut saat ditanyakan apakah akan membuat laporan polisi, Muas mengaku kalau hal itu bisa saja terjadi. Namun, saat ini pihaknya masih fokus untuk menenangkan tim medis usai diamankan polisi.
"(Laporan polisi) Iya. Nanti akan ada proses lebih lanjut. sekarang selesai kasus ini dulu. Kasihan anak-anak. Sudah begitu kami akan kaji, saya juga evaluasi. Nanti juga saya laporkan ke Pak JK," pungkasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya