LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wisma Mr Classic disegel usai pembunuhan pemandu lagu

Pengelola Resos Argorejo menyegel wisma Mr Classic. Di wisma tersebut, seorang pemandu lagu bernama Ayu Sinar Agustin (25), warga Patebon Kabupaten Kendal tewas tergeletak di kamar. Saat ditemukan korban dalam keadaan tanpa busana dan tertutup selimut.

2018-09-19 02:04:00
Pembunuhan
Advertisement

Pengelola Resos Argorejo menyegel wisma Mr Classic. Di wisma tersebut, seorang pemandu lagu bernama Ayu Sinar Agustin (25), warga Patebon Kabupaten Kendal tewas tergeletak di kamar. Saat ditemukan korban dalam keadaan tanpa busana dan tertutup selimut.

Pengelola menuturkan, wisma disegel karena nekat menerima tamu di atas jam 23.00 dan penghuni tidak laporan meninggalkan kartu tanda penduduk (KTP) tamu.

"Kita segel sebulan, karena sudah langgar aturan Resos. Selain itu korban yang kerja di resos tidak mempunyai kartu keanggotaan sunan kuning," kata pengelola Resos Argorejo Suwandi Eko Putranto, Selasa (18/9).

Advertisement

Suwandi menyebut aturannya tamu yang memesan kamar di atas pukul 23.00 WIB wajib melaporkan identitasnya kepada pihak keamanan Resos. Laporan bisa berupa Kartu Tanda Penduduk. Selain itu korban tidak pernah sekalipun ikut proses pembinaan dan wajib lapor kepada pihaknya.

"Dia juga melanggar aturan namanya tidak terdaftar dan tidak pernah ikut program pemeriksaan VCT dan pelatihan kewirausahaan," kata Suwandi.

Sebelumnya, seorang pemandu karaoke bernama Ayu Sinar Agustin (25), warga Patebon Kabupaten Kendal tewas tergeletak di kamar wisma Mr Classic Argorejo Gang 3. Saat ditemukan korban dalam tanpa busa tertutup selimut. Tercium bau minyak solar.

Advertisement

Menurut keterangan saksi petugas kebersihan wisma, Nur mengaku curiga melihat satu kamar tidak terkunci. Dia pun langsung mencoba membuka pintu.

"Kaget saya, waktu itu melihat posisinya telentang dan telanjang, saya enggak berani ngecek," kata Nur.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Doni Listianto mengatakan hingga kini petugas masih melakukan pemeriksaan. Dari keterangan saksi bahwa korban tidak ditemukan tanda penganiayaan.

"Korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Namun hingga kini masih mengupayakan olah tempat kejadian perkara dengan anjing pelacak. Untuk barang korban juga belum ditemukan hilang," kata Doni.

Baca juga:
Pembunuh guru di Inhu ditangkap saat sembunyi dalam rumah mertua
Jalani reka ulang, remaja 16 tahun perlihatkan saat cekik leher PSK hingga tewas
Kematian bocah di Karawang, keluarga curiga ke penghuni kontrakan mendadak hilang
Duka mendalam selimuti keluarga gadis yang tewas di kamar kontrakan
Tak terima ditegur, empat pria aniaya dan tusuk Adi hingga tewas
Polisi kembali bekuk 2 pembunuh pasutri di Balikpapan, motif perampokan
2 Dari 3 pembunuh pasutri di Balikpapan adalah ayah dan anak

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.