LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wiranto: Banyak pemimpin jadi pembesar, orientasinya sedot kekayaan

Wiranto menyebut karakter pemimpin daerah ditentukan dari bagaimana jalannya Pilkada. Namun, banyak pemimpin dipilih rakyat justru berlagak seperti pembesar dan berorientasi menguras uang rakyat.

2017-01-31 12:06:41
wiranto
Advertisement

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebut karakter pemimpin daerah ditentukan dari bagaimana jalannya Pilkada. Namun, banyak pemimpin dipilih rakyat justru berlagak seperti pembesar dan berorientasi menguras uang rakyat.

"Banyak orang dipilih rakyat jadi pemimpin malah jadi pembesar. Beda pembesar itu lebih kepada seorang raja, orientasinya kekuasaan dan menyedot kekayaan, menguasai jangan sampai ada rakyat mengganggu," kata Wiranto di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (31/1).

Untuk itu, kata dia, jika Pilkada berjalan dengan baik maka dipastikan pemimpin terpilih berkarakter baik. "Kalau penyelenggaraan baik aman sukses pasti pemimpinnya baik. Tapi kalau penyelenggaraannya amburadul, pemimpinnya juga amburadul," tegasnya.

Wiranto meminta semua calon untuk tidak bersikap arogan dan memikirkan kekayaan. Dia berharap para calon bisa jadi pengayom bagi masyarakatnya. "Itu pemimpin yang kita cari," ucapnya.

"Para pemimpin harus bisa mengajak membangun ketenangan, jangan justru mengajak membuat keadaan tidak tenang, sebab pilkada bukan hanya pemilik pemerintah, kontestan, tapi juga milik rakyat. Ini camkan betul-betul," pungkas Wiranto.

Baca juga:
Wiranto sebut keberhasilan pilkada jadi tolak ukur negara demokrasi
Mabes Polri gandeng ormas jaga ketertiban masyarakat jelang Pilkada
Menkopolhukam minta tidak ada alasan pilkada gagal dan rusuh
Kapolri tegaskan akan usut semua calon kepala daerah yang dilaporkan
Bawaslu: Tujuh provinsi rawan saat Pilkada 2017, termasuk Jakarta

Advertisement
(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.