Westlife Sebut Indonesia 'Rumah Kedua', Ungkap Ikatan Spesial Selama 25 Tahun
Grup musik legendaris Westlife mengungkapkan Indonesia sebagai 'rumah kedua' mereka, berkat sambutan hangat dan loyalitas penggemar yang tak pernah pudar. Grup ini menyebut Indonesia tak tertandingi bagi perjalanan karier mereka.
Grup musik legendaris Westlife kembali menyapa penggemar setianya di Indonesia dalam konser bertajuk "A Gala Evening". Konser ini diselenggarakan di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Tangerang, Banten, pada Selasa (10/2) malam.
Dalam kesempatan tersebut, para personel Westlife, Shane Filan, Nicky Byrne, dan Kian Egan, secara terbuka menyatakan bahwa Indonesia telah menjadi "rumah kedua" bagi mereka. Pernyataan ini didasari oleh sambutan hangat dan dukungan luar biasa yang selalu mereka terima setiap kali berkunjung.
Kehadiran ribuan penggemar yang memadati lokasi konser di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menjadi bukti nyata ikatan kuat antara Westlife dan para Westlifer di Tanah Air. Para personel mengenang perjalanan karier mereka yang telah terjalin selama seperempat abad.
Ikatan Spesial Selama 25 Tahun dengan Penggemar Indonesia
Shane Filan, salah satu vokalis Westlife, mengungkapkan perasaan mendalamnya terhadap Indonesia. Ia menyatakan bahwa selama 25 tahun berkarya, penggemar Indonesia selalu menunjukkan cinta yang begitu besar kepada grup.
"Setiap kali kami datang ke sini, kami merasa ini adalah rumah kedua kami," ujar Shane di hadapan ribuan penggemar. Ia menambahkan bahwa konser Westlife di Indonesia hampir selalu dipadati penonton sejak awal karier mereka sampai sekarang.
Perasaan ini bukan tanpa alasan, mengingat antusiasme yang tak pernah padam dari para Westlifer. Shane bahkan merasa seolah-olah sudah sering berada di Indonesia, menunjukkan betapa akrabnya mereka dengan suasana di sini.
Kecintaan Shane terhadap Indonesia semakin bertambah setiap kali mereka berkunjung. Baginya, Indonesia bukan hanya sekadar destinasi tur, melainkan tempat yang memiliki ikatan emosional yang kuat.
Loyalitas Westlifer dan Rekor Platinum di Indonesia
Nicky Byrne, personel Westlife lainnya, tak ketinggalan menyampaikan apresiasinya terhadap loyalitas penggemar Indonesia. Menurutnya, eksistensi Westlife hingga saat ini tidak lepas dari dukungan tak tergoyahkan dari para penggemar.
Ia menegaskan bahwa Westlife bukan hanya milik para personelnya, tetapi juga milik seluruh penggemar grup yang disebut Westlifer. Lagu-lagu awal grup seperti "Swear It Again" dan "Flying Without Wings" selalu menghadirkan nostalgia bagi penonton maupun bagi Westlife sendiri.
Nicky bahkan menyebut Indonesia sebagai negara yang "tidak tertandingi" bagi Westlife. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia adalah tempat di mana Westlife meraih platinum terbanyak di dunia, sebuah pencapaian yang sangat dihargai.
"Kalian benar-benar negara yang tak tertandingi bagi Westlife, dan kami benar-benar menghargainya," kata Nicky, sembari membocorkan rencana kejutan untuk perayaan 25 tahun perjalanan musik Westlife.
Indonesia, Destinasi Pertama dan Cinta yang Terus Tumbuh
Kian Egan, anggota Westlife lainnya, berbagi kenangan manis tentang kunjungan pertama mereka ke Asia. Ia menuturkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara pertama di Asia yang dikunjungi anggota Westlife pada awal karier.
"Indonesia memiliki tempat yang sangat istimewa di hati kami," ujar Kian, mengingat bagaimana mereka pertama kali datang dari Irlandia dan Inggris. Mereka terkesima melihat sambutan luar biasa di bandara saat itu.
Lebih dari 25 tahun kemudian, Westlife terus kembali ke Indonesia, dan cinta mereka untuk negara ini semakin tumbuh besar. Bagi Westlife, Indonesia bukan sekadar destinasi tur, melainkan bagian penting dari sejarah dan kenangan band.
Dalam konser "A Gala Evening" tersebut, Westlife membawakan total 19 lagu, mengajak penonton bernostalgia. Lagu-lagu hits seperti "If I Let You Go," "Uptown Girl," "My Love," "You Raise Me Up," "Flying Without Wings," dan "Swear It Again" turut memeriahkan suasana.
Sumber: AntaraNews