Waspada kejahatan hipnotis modus sumbangan korban gempa Sulteng
Hal itu menyusul adanya pesan berantai terkait kabar dua orang meminta sumbangan ke rumah-rumah namun justru melakukan kejahatan hipnotis. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto meminta pesan berantai tersebut dijadikan sebagai peringatan.
Polri meminta masyarakat waspada tindak kejahatan dengan modus meminta sumbangan untuk korban gempa-tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Hal itu menyusul adanya pesan berantai terkait kabar dua orang meminta sumbangan ke rumah-rumah namun justru melakukan kejahatan hipnotis. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto meminta pesan berantai tersebut dijadikan sebagai peringatan.
"Bagus juga untuk meningkatkan kewaspadaan di masyarakat. Kalau ada orang-orang yang mengaku-ngaku untuk menyumbang bencana sebaiknya kita lebih waspada," ujar Setyo di Kompleks PTIK, Jakarta Selatan, Senin (1/10).
Setyo mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyumbang korban gempa sebaiknya disalurkan melalui kelompok atau organisasi relawan yang terpercaya.
"Kalau mau nyumbang silakan ke posko atau ke tempat yang sudah ditetapkan. Apakah itu dari organisasi kemasyarakatan, organisasi politik atau pun TNI-Polri yang membantu memberangkatkan barang bantuan," katanya.
Setyo sendiri belum bisa memastikan kebenaran adanya dua orang yang melakukan kejahatan hipnotis dengan modus meminta sumbangan untuk korban gempa. Polisi tengah menyelidiki informasi tersebut.
"Ya informasinya seperti itu tapi sumber informasinya perlu dicek kembali. Tapi ini sebagai wake up call untuk mengingatkan kita semua bahwa ini ada orang yang meminta sumbangan sebaiknya menyumbang ke tempat yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," tutup Setyo.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Polda Metro Jaya ringkus 539 tersangka dalam Operasi Nila 2018
Angkat kejahatan melibatkan anak di Bekasi meningkat
Bareskrim ungkap penipuan dana nasabah bank sekitar Rp 14 triliun
Jelang kampanye Pemilu 2019, Polrestabes Surabaya sikat 290 bandit jalanan
Begal 14 tahun bercelurit pantau pengendara motor anak-anak di Ngaglik
Amankan delapan warga, polisi amankan bendera bintang kejora & ratusan amunisi