LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Warga Tangerang Selatan Diminta Waspadai Banjir dan Longsor

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Chaerudin mengatakan, pihaknya belum menerima laporan terjadinya banjir akibat hujan yang terus mengguyur wilayahnya sejak Minggu (17/10) malam.

2021-10-19 05:31:00
Banjir
Advertisement

Memasuki musim penghujan, warga Tangerang Selatan diminta mewaspadai ancaman banjir dan longsor. Sedikitnya terdapat 18 titik rawan banjir di Tangerang Selatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Chaerudin mengatakan, pihaknya belum menerima laporan terjadinya banjir akibat hujan yang terus mengguyur wilayahnya sejak Minggu (17/10) malam.

"Dari 18 titik, sekarang saya lihat 3 sampai 4 titik. Semalam hujan gede belum ada laporan (banjir)," katanya di Tangerang Selatan, Senin (18/10).

Advertisement

Meski begitu, dalam catatan BPBD ada sekitar 18 titik rawan banjir yang terus mesti diwaspadai oleh warga Tangsel. Dia mengungkapkan, berkurangnya titik rawan banjir di wilayah Tangsel, lebih disebabkan adanya pelebaran kali dan perbaikan drainase oleh dinas terkait.

"Kalau sekarang ini kita antisipasi saja, untuk titik-titik rawan banjir Alhamdulillah berkurang. Mungkin sekarang agak cepat surut, mungkin ada sedikit pelebaran dan ada drainase yang sudah diperbaiki sehingga lancar," terangnya.

Begitu juga dengan wilayah kecamatan Setu, yang masuk menjadi wilayah rawan musibah longsor. Hal itu karena kontur tanah di wilayah tersebut yang merupakan bekas lokasi tambang (tanah).

Advertisement

"Dia kontur tanah dari tanahnya beda. Dia (kecamatan Setu) agak tinggi terus kan dibawahnya ada kikisan-kikisan dan dulunya itu kan tanahnya bekas galian," ungkapnya

BPBD Tangsel memperkuat pelaksanaan monitoring wilayah-wilayah rawan musibah banjir dan longsor dengan pengawasan dari tim Satgas.

"Monitoring juga tetap jalan antisipasi banjir longsor. Kita punya Satgas di sana dan monitor kalau pun ada kejadian apa-apa tugas kita BPBD pertama menyelamatkan dulu, tapi mudah-mudahan tidak terjadi lah di Tangsel," tutupnya.

Baca juga:
Melihat Alat Pendeteksi Curah Hujan untuk Antisipasi Banjir
Simulasi Antisipasi Banjir di Musim Penghujan
Warga Sebut Samarinda Tidak Layak Huni Gara-Gara Banjir Semakin Parah
Jakarta Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Debit Air di Pintu Manggarai Masih Normal
82 Kelurahan DKI Rawan Banjir, Wagub Harap Waduk di Ciawi dan Cimahi Bisa Difungsikan
25 Orang Tewas Akibat Banjir di India
Ratusan Warga Belawan Medan Minta Pemprov Sumut Atasi Banjir Rob

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.