Warga serahkan burung rangkong emas ke BBKSDA Sumut untuk dilepasliarkan
Surya Dharma, warga yang memelihara enggang julang emas itu, menyatakan mereka mendapatkannya di kawasan hutan Bukit Barisan. Satwa itu diserahkan seorang yang diduga sebagai pemburu.
Seekor burung enggang atau rangkong julang emas (Rhyticeros undulatus) diserahkan warga kepada petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Sabtu (8/12). Satwa dilindungi itu diharapkan dapat dikembalikan ke alam liar.
Burung berjenis kelamin betina itu diserahkan keluarga yang tinggal di Kelurahan Gunting Saga, Kualuh Selatan, Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara. Mereka merawatnya sejak 2 tahun lalu.
Surya Dharma, warga yang memelihara enggang julang emas itu, menyatakan mereka mendapatkannya di kawasan hutan Bukit Barisan. Satwa itu diserahkan seorang yang diduga sebagai pemburu. "Ketika itu masih anak. Kondisinya sangat memprihatinkan, tidak terawat," jelasnya.
Saat menyerahkan rangkong julang emas itu, Surya didampingi NGO lingkungan hidup, TIME Sumatera. Burung itu diserahkan kepada Fresli Parel Butar-Butar, staf BBKSDA Sumut Seksi Konservasi Wilayah III.
"Kami datang setelah mendapat informasi dari NGO TIME, bahwa ada warga yang ingin menyerahkan burung enggang julang emas," jelas Fresli sembari menyatakan mereka datang untuk mengedukasi masyarakat.
Setelah diserahkan keluarga Surya Darma, enggang julang emas itu dikarantina di kawasan Sibolangit, Deli Serdang. Satwa dilindungi diharapkan segera beradaptasi dengan habitat asli, sehingga dapat secepatnya dilepasliarkan.
Baca juga:
Ikan Hiu Paus lebih besar dari kapal nelayan muncul di Kalimantan Barat
Habitatnya rusak, satwa endemik Bekantan mencari makan ke kebun sawit
Perilaku konyol pengunjung beri miras ke hewan Taman Safari berujung ke polisi
426 Burung endemik Kalimantan gagal diselundupkan ke Sulawesi dan Jawa
9 Ekor paus terdampar di pantai Ujung Kareng, Aceh