Warga Samarinda Dibacok Gara-gara Cipratan Air di Jalan
Saat mobilnya melintas, cipratan genangan air mengenai seorang warga yang sedang membonceng istrinya. Sempat terjadi adu mulut.
Samsuri (47) warga Jalan Bung Tomo Samarinda, Kalimantan Timur, mengalami luka usai tebasan senjata tajam. Gara-garanya, mobil yang dia kemudikan melintas di dalam gang, dan cipratan genangan air di jalan tak sengaja mengenai warga.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Bung Tomo Gang Reel 3, Samarinda Seberang, sekitar pukul 15.30 WITA. Korban Samsuri bersama keponakannya, masuk ke dalam gang.
Saat mobilnya melintas, cipratan genangan air mengenai seorang warga yang sedang membonceng istrinya. Sempat terjadi adu mulut.
Belakangan, warga yang terkena cipratan air itu mendatangi korban dan keponakannya. Kembali terjadi adu mulut namun kali ini, warga diduga terkena cipratan air itu mengeluarkan senjata tajam.
©2021 Merdeka.com/istimewa
Nahas bagi Samsuri. Maksud dia melerai, malah emosi warga berbalik. Sempat terjatuh, diduga dia sempat disasar warga. Di antaranya ada yang menggunakan sajam, dan balok.
Aksi warga mengejar korban yang berlari keluar gang, terekam melalui kamera ponsel warga. Beruntung, korban ditolong warga, dan membawanya ke rumah sakit akibat luka dideritanya.
Situasi mereda setelah kepolisian tiba di lokasi. Hingga pukul 18.00 WITA warga membubarkan diri. Namun terduga pelaku penganiayaan, dikabarkan melarikan diri.
Dikonfirmasi wartawan, Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara membenarkan kejadian itu. Sebab pasti keributan sedang diselidiki.
"Situasi tempat kejadian sudah kondusif. Kami imbau warga untuk meredam emosi, apalagi ini di bulan Ramadan," kata Anwara.
Baca juga:
Usai Diperiksa Polisi, Pemuda yang Memaki Tenaga Kesehatan RSA UGM Meminta Maaf
Viral Anak Yatim Dianiaya Pemuda Kemaluannya Sampai Dibalsem, Ini Pelakunya
Tabrak Tembok Polres Jakbar, Pengemudi Taksi Ini Mengaku Habis Dianiaya Teman
Pembacok Remaja di Kalideres hingga Tewas Mahasiswa Semester 7, Sering Bawa Celurit
Gara-Gara Kotoran Kucing, Ayah di Tasikmalaya Aniaya Anak Kandung