Wapres JK sebut kebodohan dan kemiskinan adalah musuh bersama
Dia mengungkapkan, dengan produktifitas masyarakat yang meningkat maka kemakmuran dan kemajuan suatu bangsa akan tercapai. Sehingga peran dari mahasiswa yang tengah menuntut ilmu menjadi penting.
Wakil Presiden M Jusuf Kalla dalam kuliah umum di Universitas Jambi menyampaikan kemiskinan dan kebodohan merupakan musuh bersama bangsa Indonesia. Sehingga pendidikan merupakan upaya memutus mata rantai kemiskinan dan kebodohan.
JK dalam kuliah umum tersebut mengatakan, pendidikan merupakan salah satu sarana bagi suatu bangsa untuk menguasai teknologi. Melalui penguasaan teknologi maka suatu bangsa mampu meningkatkan produktifitas masyarakatnya.
Dia mengungkapkan, dengan produktifitas masyarakat yang meningkat maka kemakmuran dan kemajuan suatu bangsa akan tercapai. Sehingga peran dari mahasiswa yang tengah menuntut ilmu menjadi penting.
"Menuntut ilmu bukan buat diri sendiri, tetapi buat bangsa dan negara ini," kata JK seperti dilansir dari Antara, Sabtu (4/8).
JK juga menyampaikan, perlunya membangun jiwa kewirausahawan bagi generasi muda. Hal ini mengingat negara Indonesia masih membutuhkan banyak wirausahawan untuk mendorong kemajuan.
Sementara itu, dalam kuliah umum bertema wawasan kebangsaan dan bela negara tersebut juga diisi dengan tanya jawab dengan mahasiswa baru. Kuliah umum di Universitas Jambi merupakan rangkaian kunjungan kerja sehari Wakil Presiden ke Makassar dan Jambi.
Baca juga:
Pemerintah kerahkan 16 helikopter atasi asap Palembang
Buka Rakernas ITB 2018, Wapres JK minta universitas kerjasama dengan dunia usaha
Jelang pendaftaran capres cawapres, JK terus komunikasi dengan Jokowi
PDIP sebut Jokowi lebih mudah tunjuk cawapres jika JK tak terganjal UU Pemilu
Politisi Golkar: JK bisa jadi penasihat negara, beri kesempatan kaum muda