Wapres JK bertolak ke Lombok tinjau dampak gempa
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono telah melaporkan perkembangan proses rehabilitasi dan rekonstruksi setelah rangkaian gempa bumi berkekuatan di atas 6 Skala Richter melanda Pulau Lombok pada 29 Juli, 5 Agustus 2018 dan terakhir pada Minggu (19/8) malam dengan pusat gempa berbeda.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertolak menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meninjau lokasi terdampak gempa bumi dan memantau langsung rehabilitasi serta rekonstruksi pascagempa melanda daerah tersebut.
JK berangkat dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan BAe-RJ 85 dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa pukul 06:30 WIB.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono telah melaporkan perkembangan proses rehabilitasi dan rekonstruksi setelah rangkaian gempa bumi berkekuatan di atas 6 Skala Richter melanda Pulau Lombok pada 29 Juli, 5 Agustus 2018 dan terakhir pada Minggu (19/8) malam dengan pusat gempa berbeda.
"Pak Wapres ke Lombok untuk melihat dampak gempa, memastikan rencana rekonstruksi, rehabilitasi ini berjalan," kata Basuki di Kantor Wapres Jakarta, Senin (20/8).
Awalnya, gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter mengguncang Lombok pada 29 Juli pukul 6.47 WITA, dengan pusat gempa di Lombok Utara, hingga gempa berkekuatan 7 SR terjadi pada 5 Agustus 2018 diikuti ratusan gempa.
Kemudian, gempa berkekuatan 6,9 SR kembali terjadi pada Minggu malam (19/8) dengan pusat gempa berbeda dari sebelumnya, yakni di Lombok Timur, NTB.
Baca juga:
Trauma, warga Gili Trawangan mengungsi ke Buleleng Bali
Istana: Jika jadi bencana nasional, Lombok tertutup bagi turis dan kerugian banyak
Ini alasan gempa Lombok belum jadi bencana nasional
Soal bencana nasional, DPRD NTB minta pemerintah pikirkan psikologis warga
DPRD NTB bersurat ke Jokowi, minta gempa Lombok jadi Bencana Nasional
Gempa kembali guncang Lombok, 180 travo PLN sempat hancur