LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wapres Ingatkan Umat Islam Harus Bersatu Samakan Visi Misi

Wapres kemudian berbicara mengenai umat Islam yang tidak puas karena merasa belum punya peran signifikan di Republik ini. Padahal, Indonesia adalah negara mayoritas Islam. Besar jumlah tetapi perannya kecil.

2020-02-27 04:04:00
Wapres Maruf Amin
Advertisement

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebut saat ini umat Islam Indonesia harus bersatu. Menurutnya, bersatunya umat Islam bukan sekadar kumpul, tetapi harus ada penyamaan visi dan misi.

"Paling penting sekarang bagaimana menyatukan kembali seluruh umat Islam, agar visi perjuangannya sama, satu visi, jangan kita visinya berbeda-beda, (ayat) pikirannya satu tetapi berbeda beda," kata Wapres saat ramah tamah dengan peserta Kongres Umat Islam di Kantor Gubernur Bangka Belitung, Rabu (26/2).

"Ini menyatukan MUI (Majelis Ulama Indonesia) memang punya tanggung jawab besar dalam rangka bukan tauhid, dalam menyatukan sekadar kumpul, tetapi menyatukan visi dan langkah-langkah," sambungnya.

Advertisement

Wapres kemudian berbicara mengenai umat Islam yang tidak puas karena merasa belum punya peran signifikan di Republik ini. Padahal, Indonesia adalah negara mayoritas Islam. Besar jumlah tetapi perannya kecil.

Tetapi, kata Wapres, untuk punya peran besar di republik Indonesia, umat Islam tidak boleh menggunakan pendekatan kekuatan untuk merebut kekuasaan. Namun, perlu berkontribusi dengan baik agar bisa dipercaya jadi pemimpin.

"Sebaiknya kita tidak menggunakan pendekatan struggle for power, tidak merebut, tidak merebut kekuasaan tetapi berkontribusi di dalam kekuasaan untuk memperoleh kepercayaan-kepercayaan yang seharusnya mestinya, kita dapatkan sesuai kebesarannya," tuturnya.

Advertisement

Sebab, lanjut Wapres, jika terjadi perebutan kekuasaan maka akan merusak kondusifitas dan merusak tatanan.

"Kalau kita melakukan perebutan, yang direbut enggak mau terjadilah adu kekuatan dan itu saya kira merusak tatanan dan merusak kondusifitas, tetapi bagaimana memperoleh kepercayaan bahwa sebagai umat bisa dipercaya untuk bisa memberikan jadi pemimpin di negeri ini," tandas Wapres Ma'ruf Amin.

Baca juga:
Momen Wapres Ma'ruf Olahraga di Kantor Gubernur Bangka Belitung
Buka Kongres Umat Islam, Ma'ruf Minta Cegah Radikalisme dan Intoleran
Wapres Sayangkan Komplek Istana Presiden Kebanjiran
Wapres Maruf Puji Pemprov Bangka Belitung Tekan Stunting di Angka 23,3 Persen
Wapres Ma'ruf Soal Isu Reshuffle: Baru Tiga Bulan, Belum Ada Evaluasi Menteri

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.