LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wanita ini beberkan perkenalan dengan WNI simpatisan ISIS di Turki

Tiara berangkat ke Istanbul bersama saudara iparnya bernama Ririn untuk melanjutkan perjalanan ke Suriah.

2015-11-24 15:19:10
WNI gabung ISIS
Advertisement

Terdakwa kasus teror yang diduga simpatisan ISIS, Daeng Stanza alias Abu Ishaq menjalankan sidang mendengarkan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Saksi yang dihadirkan Tiara mengaku kenal dengan Daeng pada 28 Januari 2015, saat bertemu di Istanbul, Turki.

"Saya kenal Daeng di sana (Turki) tanggal 28 Januari," ujar Tiara saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (24/11).

Tiara berangkat ke Istanbul bersama rekan sekaligus saudara iparnya bernama Ririn untuk melanjutkan perjalanan ke Suriah. Sebelumnya, suami Tiara yang bernama Muhammad Hidayah tewas saat kontak senjata dengan Tim Densus 88 di Tulung Agung.

"Saya tidak tahu alasannya (suami kontak senjata), saat itu saya di rumah (Lumajang)" ungkapnya.

Menurut kesaksiannya, ada 18 orang yang akan menuju Suriah, tiga orang laki-laki dewasa sisanya anak-anak dan wanita. Dari tiga orang tersebut ada Daeng.

Perjalanan rombongan tersebut akhirnya berhenti karena tertangkap oleh petugas di perbatasan Turki. Namun menurutnya ada beberapa orang yang berhasil lolos menuju Suriah.

"Kami tertangkap bersama Daeng. Tapi sisanya ada yang tidak tertangkap," pungkasnya.

Dalam kesaksian yang diberikan Tiara, terdakwa Daeng tidak membantah sama sekali.

Baca juga:
Saksi sebut simpatisan ISIS Helmi pernah borong tiket ke Turki
Alasan-alasan warga Indonesia yang jadi simpatisan ISIS
Aneh, ISIS malah mau serang orang Indonesia yang rajin baca Quran
Tergiur iming-iming, kalangan mahasiswa Sumsel jadi simpatisan ISIS
Abu Bakar Baasyir: Tidak ada lagi komentar soal ISIS
Pengacara tuding hakim keliru Ba'asyir divonis 15 tahun penjara
Mungkinkah Indonesia jadi sasaran ISIS berikutnya?

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.