Wanita hamil dimutilasi pakai gergaji karena tulang terpotong rapih
Hal itu diungkapkan Kabid Dokes Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak.
Kepolisian hingga kini masih menyelidiki kasus kematian wanita hamil dimutilasi di Kampung Telaga Sari, Desa Telaga Sari, RT 12 RW 01, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tengerang. Kabid Dokes Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak menuturkan, korban dimutilasi dengan menggunakan gergaji.
"Yang dipakai memotong lebih tepatnya seperti gergaji. Kenapa demikian? Karena potongan tulangnya juga rapih," kata Musyafak di Polda Metro Jaya, Selasa (19/4).
Bagian tubuh korban yang dipotong dengan gergaji, lanjut Musyafak, yakni lengan tangan tepat di bawah sandi bahu dan potongannya rapih.
"Sehingga kalau dilaksanakan secara profesional tidak demikian, barangkali untuk memudahkan supaya gampang dibawanya. Namun terkait gergaji, itu masih perlu dibuktikan kebenarnnya," ungkapnya.
Disinggung apakah korban mengalami mutilasi di bagian kepala, Musyafak menepisnya. "Ngga masih ada kok kepalanya. Saat ini intinya saya sampaikan bahwa korban ini jelas meninggal tidak wajar, dan hingga kini kita juga tidak tahu penyebab kematiannya.
Sementara disinggung apakah ada kekerasan fisik sebelum korban dimutilasi, kali ini Musyafak mengiyakan.
"Ada saya kira ada, ada luka memar di tangannya dan di bagian belakang kepala," tutupnya.
Baca juga:
Polisi tes DNA anak pertama wanita hamil dimutilasi di Cikupa
Dugaan sementara, motif mutilasi wanita hamil karena asmara
Gergaji buat memutilasi NA diambil dari rumah makan Padang
Keluarga kenali korban mutilasi di Tangerang dari pakaian
Pelaku mutilasi wanita hamil di Cikupa dikenal temperamental
Punya info pelaku mutilasi ibu hamil di Tangerang, hubungi ke sini!