Wamenpar Ni Luh Puspa Kagum: Makassar Creative Hub, 'Ruang Kreativitas Hidup' Anak Muda Kota Daeng
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengapresiasi Makassar Creative Hub (MCH) sebagai wadah kreativitas anak muda di Makassar, memuji ruangannya yang 'hidup dan penuh aktivitas' serta mendorong rasa penasaran akan inovasi lokal.
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) RI Ni Luh Puspa secara langsung mengapresiasi Makassar Creative Hub (MCH) sebagai ruang kreativitas yang dinamis bagi anak muda di kawasan Pantai Losari, Makassar, pada Rabu, 25 September.
Kunjungan Ni Luh Puspa ini menyoroti MCH yang dirancang sebagai pusat kolaborasi dan inovasi, tempat berbagai aktivitas kreatif anak muda Kota Daeng berlangsung. Kehadiran MCH diharapkan dapat menjadi motor penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya, Wamenpar menyaksikan beragam kegiatan yang memenuhi setiap sudut gedung, mulai dari pameran produk hingga ruang belajar aktif, menegaskan fungsi MCH sebagai wadah pengembangan potensi lokal.
MCH: Wadah Inovasi dan Kolaborasi Anak Muda Makassar
Ni Luh Puspa menyatakan kekagumannya terhadap atmosfer di MCH, menyebutnya sebagai tempat yang “benar-benar kreatif” dengan “semua ruangnya hidup dan penuh aktivitas”. Pernyataan ini disampaikan saat ia mengamati lukisan unik yang menghiasi dinding lorong menuju studio.
Sejak kedatangannya, Wamenpar disambut oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, kemudian bersama-sama meninjau area display produk. Area ini memamerkan hasil karya dari berbagai workshop, termasuk gelang, gantungan kunci, produk rajut, racikan herbal seperti teh dan sabun alami, hingga wooden kit dan aneka kerajinan tangan lainnya.
Ni Luh juga memberikan pujian khusus untuk karya-karya Dekranasda Kota Makassar, yang menampilkan desain busana, kaos, dan kemeja lokal dengan sentuhan modern. Ia mengaku terkesan dengan semangat kolaborasi dan kreativitas yang terpancar dari studio-studio di MCH.
Selain itu, Wamenpar meninjau ruang kelas di mana sekelompok pemuda tengah mengadakan rapat pemilihan duta pariwisata. Keberadaan ruang belajar aktif ini menunjukkan bahwa Makassar Creative Hub bukan hanya tempat pamer karya, melainkan juga wadah penting untuk pembentukan kapasitas sumber daya manusia di bidang pariwisata.
Strategi Pemkot Makassar untuk Pengembangan SDM Kreatif
Makassar Creative Hub dirancang secara khusus sebagai pusat kolaborasi dan inovasi yang mampu menampung beragam aktivitas kreatif. Ini mencakup bidang kerajinan, seni, kuliner, hingga pelatihan digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menjelaskan bahwa kehadiran MCH merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Makassar. Tujuannya adalah untuk menyediakan ruang yang memadai bagi anak muda agar dapat berkembang, baik di bidang seni, kerajinan, maupun pelatihan digital seperti coding, programming, dan wirausaha.
Munafri menekankan visi jangka panjang di balik inisiatif ini, yaitu untuk memberdayakan generasi muda Makassar. “Kami ingin anak-anak Makassar tidak hanya jadi pekerja, tapi juga pengusaha. Di sini mereka bisa belajar, berlatih, dan naik kelas,” ujarnya.
Dengan demikian, MCH diharapkan tidak hanya menjadi etalase kreativitas, tetapi juga inkubator bagi talenta-talenta muda. Inisiatif ini secara signifikan berkontribusi pada penguatan ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata di Kota Makassar.
Sumber: AntaraNews